7 OPD Dijabat Plt, Pemkot Probolinggo Belum Ajukan Lelang Jabatan

  • Bagikan
RDP komisi III DPRD KOta Probolinggo soal jabatan kosong
Suasana RDP Komisi III dengan tentang Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo terkait jabatan kosong atau masih dijabat Plt.

PROBOLINGGO, WartaBangsa.id – Pemkot Probolinggo, belum mengajukan permintaan lelang jabatan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Selain ada tambahan jabatan Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang kosong, penyebab lain Pemkot belum mengisi jabatan yang kini dikepalai Plt (Pelaksana Tugas).

Hal tersebut diungkap Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo, Gogol Sujarwo, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komsisi I DPRD setempat. RDP yang berlangsung Senin (25/1/2021) siang itu juga dihadiri Kepala Inspektorat, Tartib Gunawan.

Pria yang biasa disapa Gogol ini mengatakan, pihaknya sudah memberitahukan jabatan yang akan dilelang dan panitia seleksi (Pansel) ke KASN. Namun, pemberitahuan tersebut belum ditindaklanjuti dengan adanya dua jabatan yang kosong. Yakni, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) dengan Dinas Sosial (Dinsos).

Dijelaskan, 5 jabatan kosong atau OPD yang dijabat oleh Plt tersebut sudah diberitahukan ke KASN. Namun, tambahan 2 jabatan Kepala OPD yang kosong belum diberitahukan.

“Kalau 5 jabatan yang kosong sudah kami beritahukan ke KASN. Tapi yang susulan, 2 jabatan yang kosong, belum,” ujarnya.

Pihaknya belum memberitahukan ke KASN, karena menunggu mutasi jabatan yang kini dijabat atau diisi Petugas pelaksana tugas (Plt). Setelah mutasi selesai, Gogol akan memberitahukan jabatan yang akan dilelang. Mengingat, tidak semua jabatan yang kosong, dilelang.

“Jabatan-jabatan mana saja yang bisa dimutasi, ya kita mutasi dulu. Sedang jabatan yang tidak bisa dimutasi, ya kita lelang. Tidak semua jabatan yang kosong, dilelang,” tandasnya.

Karena, lanjut Gogol, ada jabatan kepala OPD yang tidak bisa diisi atau dimutasi oleh pemerintah daerah. Karena calon pejabat yang akan dimutasi, tidak memenuhi kriteria dan kompetensi dari jabatan OPD yang kosong.

“Nah, jabatan yang seperti itu, yang kita lelang nanti,” katanya.

Saat ditanya komisi I, kapan kira- kira OPD yang kosong memiliki Kepala OPD yang definitif? Gogon tidak bisa memnentukan secara pasti. Tapi dari pengalaman, sekitar 1,5 bulan setelah pengajuan jabatan yang akan dilelang, disetujui KASN.

“Mulai pendaftaran sampai pejabatnya terpilih, kira-kira 1,5 bulan,” ucapnya.

Gogol juga menyebut, jabatan Kepala OPD yang kosong, hampir seluruhnya dijabat oleh Sekretaris OPD, kecuali Dishub Kota Probolinggo. Karena menurutnya, Dishub sekretarisnya tidak ada, maka dijabat oleh Kepala OPD lain.

Disebutkan pula, dari tujuh jabatan yang kosong, sudah termasuk Direktur RSUD dr Mohamad Saleh. (mo/wb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *