Ada yang Positif Covid-19, Pelayanan Offline Dispendukcapil Jombang Ditutup

  • Bagikan
pengumuman Dispendukcapil Jombang ditutup
Pengumuman penutupan pelayanan offline di kentor Dispendukcapil Jombang.

JOMBANG, WartaBangsa.id – Pelayanan offline di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jombang, ditutup sementara mulai 24 Juli hingga 10 Agustus 2020. Keputusan ini, menyusul Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Masduki Zakaria, terkonfirmasi positif Covid-19.

Penutupan selama dua pekan ini berdasarkan surat edaran (SE) nomor SE/4970/415.39/2020 terkait Pelayanan Adminduk di masa Covid-19, yang ditandatangani Plh (Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Sekda) Jombang. Surat tertanggal 23 Juli 2020 ini ditujukan ke seluruh Camat se-Jombang.

Disebutkan dalam pengantar SE tersebut, penutupan pelayanan di Dispendukcapil berdasarkan pelaksanaan rapid test di kantor dinas tersebut, dengan hasil beberapa orang dinyatakan reaktif dan diharuskan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Pada poin di SE tersebut menyebut, pelayanan Adminduk secara online tetap dilayani dengan ketentuan pengambilan/ penukaran dokumen dilaksanakan setelah tanggal 10 Agustus 2020. Dan pelayanan Adminduk di kantor Kecamatan tetap berjalan seperti biasa.

Beredarnya SE soal penutupan pelayanan offline alias tatap muka di kantor Dispendukcapil ini, dibenarkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno.

“Penutupan pelayanan di Kantor Dispendukcapil dilakukan mulai tanggal 24 Juli hingga 10 Agustus 2020,” kata Budi Winarno, melalui ponselnya.

Selama penutupan, lanjut Budi Winarno, petugas akan melakukan penyemprotan disinfektan setiap dua hari sekali. Sementara, seluruh pegawai di kantor tersebut di-rapid test sebagai upaya deteksi awal.

Budi juga mengakui, pelayanan di Kantor Dispendukcapil akan tersendat sebagai imbas diliburkannya kantor tersebut. Meski begitu, pelakyanan Adminduk bisa dilakukan di masing-masing Kecamatan

“Untuk meminimalisir kendala, pelayanan publik bisa dilakukan di masing-masing kecamatan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sekda Kabupaten Jombang, Akhmad Jazuli terkonfirmasi positif Covid-19. Selain Sekda, Kepala Dispendukcapil, Masduki Zakaria juga terkonfirmasi positif. Pernyataan itu ditegaskan Bupati Jombang, Mundjidah Wahab, pada Rabu (22/7/2020).

Pasca Sekda dinyatakan positif Covid-19, tracing dilakukan pada sebanyak 747 pegawai di lingkup Pemkab Jombang. Hasilnya, 20 orang dinyatakan reaktif. Ke-20 pegawai ini tersebar di beberapa satuan kerja, salah satunya Dispendukcapil. (an/wb)

Baca Juga: Sekda Jombang dan Satu Kepala OPD Terpapar Covid-19, Dirawat di RSUD

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *