Aksi Dua Residivis Jambret Emak-emak di Ngoro Jombang, Digagalkan Warga

  • Bagikan
Dua tersangka kasus penjambretan, saat diamankan di Polsek Ngoro, Jombang, beserta barang buktinya.

JOMBANG, WartaBangsa.id – Dua pria diamankan petugas Polsek Ngoro, Jombang, setelah tertangkap warga lantaran menjambret dompet dan ponsel Pujiatin (38) perempuan asal Dusun Sedati, Desa Kauman, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.

Dua pria tersebut yakni Maskuriyanto (45) warga Desa Betek Barat, Kecamatan Mojoagung, Jombang dan Luqman Hakim Romadhoni (35) warga Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang, Jombang.

Aksi nekat keduanya, terjadi pada Rabu (12/8/2020) sekitar pukul 17.00 WIB, di depan toko sembako Jalan Arjuno Desa/ Kecamatan Ngoro, Jombang. Saat itu, Pujiatin hendak berbelanja ke toko tersebut. Dompet dan handphone-nya, ia letakkan di jok bawah setir motor.

Tampaknya Pujiatin tak sadar, kalau sudah diikuti dua pria berboncengan mengunakan sepeda motor matik hitam. Begitu Pujiatin berhenti di depan toko, dua pelaku juga berhenti dan langsung mengambil dompet serta ponsel Pujiatin. Keduanya pun langsung kabur menggeber gas motornya.

“Saat dompet dan handphone-nya diambil pelaku, korban Pujiatin masih duduk di atas motornya,” kata AKP Yanuar Tri Ratna Sanjaya, Kapolsek Ngoro, Kamis (13/8/2020).

Sadar menjadi korban penjambretan, Pujiatin pun berteriak minta tolong. Sejumlah warga yang mendengar teriakan korban, langsung berupaya mengejar kedua pelaku yang kabur ke arah utara. Aksi kejar-kejaran pun terjadi, hingga dua pelaku berhasil ditangkap warga sekitar.

“Dua pelaku ini, Lukman Hakim yang menyetir motor, sedangkan Maskuriyanto yang dibonceng dan yang mengambil barang berharga milik korban,” papar AKP Yanuar.

Setelah tertangkap, keduanya mengaku telah mengembat barang berharaga milik korban. Selang beberapa waktu, polisi datang ke TKP dan membawa dua pria tersebut ke Mapolsek Ngoro.

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sebuah dompet warna cokelat motif batik berisi uang tunai Rp 100 ribu dan Handphone merek Oppo tipe F7 warna merah seharga Rp 4 juta, serta sepeda motor Honda Vario nopol W-4647-WX yang digunakan dua pelaku beraksi.

Dalam pemeriksaan polisi, diketahui kedua pelaku merupakan residivis atas kasus yang sama. Dan baru saja keluar dari Lapas Jombang. Bahkan salah satu di antaranya, baru menikmati udara bebas sekitar dua bulan.

“Benar, keduanya memang residivis kasus yang sama, penjambret, yang Maskuriyanto keluar sekitar tahun 2019 lalu, yang Luqman Hakim malah baru bulan Juni 2020 lalu,” paparnya.

Atas perbuatannya, keduanya kini harus mendekam di sel tahanan Polsek Ngoro guna proses hokum lebih lanjut.

“Kedua terancam dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP tentang Pencurian,” pungkas AKP Yanuar. (an/wb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *