Aneh, Plengsengan di Kota Probolinggo Ambrol, Jembatan Bambu Utuh

  • Bagikan
plengsengan di kota probolinggo ambrol1
Kondisi plengsengan di timur laut Taman atau Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Maramis, Kota Probolinggo, yang ambrol.

PROBOLINGGO, WartaBangsa.id – Plengsengan di Kelurahan, Kanigaran, Kecamatan Kanigaran Kota probolinggo, tepatnya di timur laut Taman atau Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Maramis, ambrol. Penyebabnya, diduga tergerus air hujan.

Samad (40), warga yang rumahnya di sekitar plengsengan mengatakan, plengsengan sungai yang berada di belakang rumahnya ambrol pada Senin (15/02/21) sekitar pukul 21.00 WIB, pas saat hujan deras. Diduga, ambrolnya plengsengan tergerus air hujan yang datang dari selatan hendak masuk sungai atau kali.

Saluran air berupa tempolong, tidak mampu menampung air sehingga naik dan mencari aliran di sela-sela plengsengan. Tak lama kemudian, plengsengan yang dibangun dua tahun silam ambrol akibat tergerus air hujan.

“Ini batas airnya kalau sampean nggak percaya. Tempolongnya nggak mampu, akhirnya air hujan kemana-mana,” katanya.

Meski di dekat plengsengan yang ambrol sepanjang sekitar 10 meter, jembatan khusus pejalan kaki yang dibangun biaya warga sendiri, tidak ikut ambrol. Samad dan warga yang lain berharap, Pemkot memperbaiki plengsengan yang ambrol tersebut.

“Tapi saluran airnya menuju sungai diperbaiki dulu. Kalau bisa tempolong atau gorong-gorongnya diperbesar,” pintanya.

Beruntung, lanjut Samad, kejadiannya berlangsung malam hari, sehingga tidak ada warga yang menjadi korban. Jika kejadiannya siang atau sore hari, dimungkinkan ada warga yang menjadi korban.

“Kalau siang sampai sore hari, di sini banyak warga yang mancing. Ya, duduk di atas plengsengan dan jembatan ini,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Sugito Prasetyo mengaku, sudah mengecek plengsengan yang ambrol. Bahklan pihaknya sudah melapor atau memberitahukan ke Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Permukiman.

“Bukan kewenangan kami plengsengan itu. Tapi kamu sidah ke lokasi dan sudah kami laporkan ke PUPR,” katanya.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Kepala Dinas PUPR Kota Probolinggo, Agus Hartadi mengaku, belum mengetahui kejadian tersebut. Meski begitu phaknya akan segera meluncur ke lokasi untuk mengecek kondisi plengsengan yang ambrol.

“Saya belum mendapat kabar. Makanya dengan informasi ini kami cek guna langkah selanjudnya,” ujarnya singkat. (mo/wb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *