Belasan Karyawannya Terpapar Covid-19, Toko Emas di Kota Probolinggo Tutup

  • Bagikan
toko emas Nawawi di Kota Probolinggo tutup
Toko emas di Kota Probolinggo yang tutup, lantaran sejumlah karyawannya terpapra Covid-19.

PROBOLINGGO, WartaBangsa.id – Toko emas Nawawi di Kota Probolinggo, hingga kini masih tutup. Belum diketahui pasti alasan pentutupannya. Kabar yang didapat, toko emas yang berada di jalan raya Panglima Sudirman tersebut ditutup karena sejumlah karyawannya terpapar Covid 19.

Salah seorang penjual yang setiap hari mangkal di depan toko emas yang laris-manis tersebut mengatakan, Nawawi ditutup seminggu yang lalu. Namun mereka mengaku, tidak tahu penyebabnya. Tampak beberapa warga mendatangi toko Nawawi dengan tujuan membeli dan menjual emas, Selasa (1/12/2020) siang.

Saat ditanya sejumlah wartawan, mereka mengaku tidak tahu kalau tutup. Mereka kemudian “balik kucing” setelah membaca tulisan yang tertempel di pintu toko jenis harmonika.

“Tidak tahu kalau tutup. Mau mau jual cincin yang pernah aku beli di Toko Nawawi,” ujar Iwan, warga Desa Dringu, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Selasa (1/12/2020) siang.

Saat dikonfirmasi, Kabid Pencegahan dan Penyakit di Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kota Probolinggo, Eko Suwiharti membenarkan, kalau Nawawi tutup setelah sejumlah karyawannya positif Covid-19.

“Benar, 13 karyawan Nawawi positif. Saat ini, dikarantina di rusunawa. Rata-rata mereka tanpa gejala,” jelasnya saat ditemui di Bale Inggil Jalan Dr Soetomo.

Pihaknya mengetahui di Nawawi ada Covid-19 dari Provinsi Jawa Timur, setelah salah satu karyawannya terpapar virus Corona dan dirawat di Surabaya. Dinkes. lanjut Eko Suwiharti, kemudian melakukan tracing terhadap seluruh karyawan Nawawi. “Ada 70 orang yang kami swab. 13 orangnya positif,” katanya.

Selain itu, upaya tindak lanjut yang dilakukan Dinkes, yakni melakukan sterilisisasi toko Nawawi dengan penyemprotan disinfektan. Juga meminta toko tersebut meliburkan seluruh karyawannya alias ditutup.

“Kami sudah melakukan penyemprotan disinfektan,” tambahnya. (mo/wb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *