Beredar Surat Direktorat KSKK Tak Pernah Kerjasama Mencetak Buku Digital

  • Bagikan
surat KSKK tentang buku digital
Tangkapan layar surat yang diterbitkan Direktorat KSKK Kemenag RI.

JOMBANG, WartaBangsa.id – Terbitnya buku digital 8 mata pelajaran untuk semua tingkatan kelas pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Aliyah (MA), rupanya sudah diantisipasi Direktorat KSKK (Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah) Kementerian Agama (Kemenag) RI, agar tidak sembarangan dicetak.

Antisipasi ini, dengan ditebitkannya suat nomor B.2533/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/11/2020 perihal Buku Digital Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab Madrasah. Surat tertanggal 9 November 2020 ini ditandangani Direktur KSKK Madrasah HA Umar, lengkap dengan cap stempel bulat warna ungu, sebagian bertulis Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Surat berlogo Kemenag RI ini ditujukan kepada 3 kepala lembaga di bawah naungannya, yakni Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, dan Kepala Madrasah se-Indonesia. Dan ditembuskan ke Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Sekretaris Jenderal, dan Inspektur Jenderal.

Dalam surat ini, terdapat 3 poin bernada imbauan sekaligus warning. Yakni :

1) Kementerian Agama Republik Indonesia telah menerbitkan buku mata pelajaran Al Qur’an-Hadis, Akidah-Akhlak, Fikih, SKI, Bahasa Arab, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadis dan Ushul Fikih berdasarkan KMA 183 Tahun 2019 dalam bentuk Buku Digital. Madrasah dapat mengunduh Buku Digital Madrasah pada website https://madrasah2.kemenag.go.id/buku/

2) Kementerian Agama Republik Indonesia tidak pernah bekerjasama dengan pihak manapun untuk mencetak buku-buku tersebut.

3) Madrasah dimohon untuk berhati-hati bila ada penawaran dari pihak manapun yang menjual buku-buku PAI dan Bahasa Arab tersebut.

Namun kenyataannya, buku digital ini diduga dimanfaatkan oknum percetakan. Buku-buku tersebut diduga dicetak dan didistribusikan ke madrasah-madrasah di lingkup Kabupaten Jombang.

“Saya memiliki bukti fisik jika buku digital yang diterbitkan Kemenag RI tersebut, dicetak oleh oknum percetakan di Jombang,” kata sumber WartaBangsa.id.

Ia juga menduga, adanya permainan kotor sekaligus rapi yang dilakukan tidak hanya oknum percetakan. Ia menduga ada pihak-pihak lain yang turut andil sehingga berani mencetak buku digital tersebut.

“Padahal pada poin 2 dan 3 pada surat yang diterbitkan Direktorat KSKK Madrasah Kemanag RI itu jelas. Ya apalagi kalau bukan niatnya oknum itu mencari keuntungan dan memperkaya diri. Saya harap, penegak hukum bisa mengusut tuntas perkara ini,” pungkasnya. (an/wb)

Baca Sebelumnya: Buku Digital Direktorat KSKK Madrasah, Beredar Versi Cetak di Jombang?

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *