Berulah Lagi Edar Sabu-sabu, Dua Residivis di Jombang Dibekuk Polisi

Warta Bangsa - 3 September 2020
Berulah Lagi Edar Sabu-sabu, Dua Residivis di Jombang Dibekuk Polisi
Dua tersangka merupakan residivis kasus narkoba, saat diamankan di Polres Jombang. - ()
Penulis
|
Editor

JOMBANG, WartaBangsa.id – Dua lelaki di Jombang, rupanya tak kapok berurusan dengan polisi dan masuk bui. Dua residivis kasus sama, yakni narkoba ini, kembali diringkus Satresnarkoba Polres Jombang, di sebuah rumah di Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, pada Senin 31 Agustus 2020 lalu.

Keduanya yakni Slamet Basuki alias Cak Bas (47) pekerja konstruksi warga Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, dan Suwiknyo alias Sinyo (32) sopir asal Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Jombang.

“Kedua tersangka, merupakan residivis kasus narkotika sebagai pengedar. Kini, keduanya berhasil kita ringkus di sebuah rumah Desa Janti, Kecamatan Mojoagung,” kata AKP Moch Mukid, Kasat Resnarkoba Polres Jombang, Kamis (3/9/2020)

Pihaknya mengatakan, penangkapan keduanya ini berawal dari informasi masyarakat terkait peredaran narkoba jenis sabu-sabu di wilayahnya. Setelah dilakukan penyelidikan dan penyanggongan, keduanya pun tak bisa berkutik saat polisi melakukan penggerebekan.

Moch Mukid merinci, dari tangan Slamet Basuki alias Cak Bas, diamankan barang bukti, total 6,27 gram sabu-sabu yang dikemas 5 plastik klip masing-masing seberat 4,60 gram, 0,97 gram, 0,29 gram, 0,21 gram, dan 0,20 gram. Juga 4 plastik klip kosong bekas pembungkus sabu-sabu.

Selain itu, diamankan 1 bungkus bekas rokok di dalamnya terdapat sebuah pipet kaca dan 4 potongan sedotan plastik sebagai skrop, seperangkat alat hisap sabu-sabu sudah terakit berikut pipet kaca, sebuah korek api, sebuah timbangan elektrik warna hitam, 1 unit ponsel merek Samsung hitam dan uang tunai sebesar Rp 350 ribu.

Sementara dari tangan Suwiknyo alias Sinyo, polisi mengamankan barang bukti berupa, sebuah pipet kaca diduga masih ada sisa sabu-sabu habis dipakai seberat 1,12 gram, 2 potong sedotan plastik sebagai skrop. 1 plastik klip kosong bekas wadah sabu-sabu, seperangkat alat hisap sudah terakit (bong), sebuah korek api, 1 unit ponsel merek Realme hijau kombinasi hitam, dan uang tunai Rp 200 ribu.

“Tersangka kini sudah kita tahan. Keduanya terancam dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” sambung AKP Moch Mukid.

Pihaknya juga menandaskan, masih terus melakukan pengembangan guna membongkar jaringan yang berkaitan dengan kedua tersangka. (an/wb)

Tinggalkan Komentar

Close X