Covid-19 di Jombang 1.802 Kasus, 38 Warga Terjaring Operasi Yustisi

  • Bagikan
operasi yustisi jombang
Pawas operasi yustisi, AKP Moch Mukid saat mengenakan masker ke salah satu warga yang terjaring razia di Jalan Kapten Tendean atau pertigaan PG Djombang Baru, Selasa (15/12/2020)

JOMBANG, WartaBangsa.id – Penambahan 2 orang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Gudo dan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, membuat tim gabungan gencar menggelar operasi yustisi. Pada Selasa (15/12/2020) mulai pukul 13.00 WIB, razia protokol kesehatan (Prokes) digelar di Jalan Kapten Tendean atau pertigaan PG Djombang Baru.

Perwira pengawas operasi yustisi, AKP Moch Mukid mengatakan, razia prokes kali ini melibatkan 30 personel dari unsur Polri, TNI-AD, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang.

Tak hanya pengendara sepeda motor, pengayuh sepeda ontel hingga pengemudi mobil tak luput dari operasi yustisi ini. Mereka yang kedapatan mokong tidak memakai masker, langsung diberhentikan petugas. Sebelum dilakukan pendataan, mereka langsung diberi masker dan dikenakan langsung saat itu juga.

Selama satu jam menggelar operasi yustisi, sebanyak 38 orang terjaring. Pemberlakukan sanksi kepada mereka pun berbeda-beda namun masih sebatas persuasif. Sebanyak 18 orang di antaranya, hanya mendapat teguran lisan.

“Untuk yang disanksi social sebanyak 11 orang, dan yang disita KTP-nya sebanyak 9 orang,” rinci AKP Moch Mukid, usai operasi yustisi digelar.

Pihaknya berharap, sanksi tersebut bisa membuat efek jera bagi pelanggar dan perilaku tidak disiplin itu tidak ditiru oleh khalayak.

“Kami terus mengimbau agar mereka dan warga Jombang seluruhnya disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes), karena pandemi Covid-19 belum selesai,” katanya.

Pria yang juga menjabat Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Jombang ini mengatakan, operasi yustisi ini dalam rangka implementasi Inpres No 6 Tahun 2020 dan Perda Provinsi Jatim No 2 tahun 2020 serta Perbup No.57 th 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan (Prokes) sebagai upaya pencegahan dan pengendalian virus Corona.

Sekedar informasi, bertambahnya 2 orang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut berdasarkan data Dinkes Jombang per Selasa (15/12/2020) pukul 12.00 WIB. Dalam data itu, juga terjadi penambahan sebanyak 30 pasien positif Cocid-19. Serta 29 pasien dinyatakan sembuh.

Secara kumulatif, per Selasa siang, jumlah positif Covid-19 di Jombang mencapai 1.802 kasus. Dari total itu, sebanyak 1.493 pasien dinyatakan sembuh atau setara 82,9 persen. Sedangkan pasien meninggal sebanyak 204 orang, dan 105 pasien masih dalam perawatan. (an/wb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *