Curi Kabel Optik, 4 Warga Probolinggo Ditangkap, Tiga Didor Polisi

Warta Bangsa - 14 Desember 2020
Curi Kabel Optik, 4 Warga Probolinggo Ditangkap, Tiga Didor Polisi
Keempat tersangka kasus pencurian kabel optik milik PT Telkom saat diamankan di Polsek Cerme, Gresik, beserta barang buktinya. - (Istimewa)
Penulis
|
Editor

GRESIK, WartaBangsa.id – Nekat mencuri kabel optik milik PT Telkom, empat pria asal Probolinggo, Jawa Timur, diringkus anggota Polsek Cerme, Gresik, di sekitar stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (13/12/2020).

Tiga dari empat tersangka tersebut, dihadiahi timah panas lantaran berusaha melawan saat ditangkap. Sementara Abdul Karim (40) warga Desa Sumber Duren, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, menyerah ketika tiga rekannya ditembak polisi.

Ketiganya yakni Saifullah (32) keduanya asal Desa Sumber Duren, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Ahmad (25) dan Abdul Sofi (29) keduanya berasal dari Desa Andung Biru, Kecamatan Tiris, Probolinggo.

Kapolsek Cerme, AKP Nur Amin mengatakan, penangkapan empat tersangka berdasarkan laporan dari penjaga tambak, jika ada orang yang memotong-motong kabel tembaga milik Telkom di kolong jembatan Desa Iker-Iker Geger, Kecamatan Cerme, Gresik.

“Modusnya, mereka turun ke bawah jembatan, kemudian merusak pipa pembungkus kabel optik menggunakan mesin las. Selanjutnya, memotong kabel serat optic,” kata AKP Nur Amin, Minggu (13/12/2020).

Dikatakannya, saat itu ada empat orang yang sedang memotong kabel. Curiga dengan aktifitas mereka, saksi lalu melapor ke petugas. Segera saja, polisi ke TKP.

Sayangnya, saat dilakukan penangkapan, keempat pelaku berhasil kabur ke arah timur. Selanjutnya, di sekitar TKP, diketemukan mobil milik tersangka yang disopiri oleh saksi (Malik).

Kepada polisi, saksi mengenal keempat tersangka. Kemudian, keempatnya dipancing berkomunikasi lewat ponsel. Kemudian, keempat tersangka menunggu di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Benowo, Surabaya.

Segera saja, polisi langsung ke lokasi keempatnya menunggu, dan meringkus mereka. Namun, saat hendak ditangkap, tiga dari empat tersangka yakni Saifullah, Ahmad dan Abdul Sofi sempat melawan petugas dengan senjata tajam (sajam). Karena melawan, polisi terpaksa menghadiahi timah panas pada tiga tersangka.

Sementara Abdul Karim mengaku, baru pertama kali bersama tiga rekannya mencuri kabel optik milik PT Telkom. “Baru pertama kali. Hasil dari mencuri ini rencananya dibagi rata tapi keburu ditangkap polisi,” akunya.

Selain mengamankan mereka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya kabel fiber dengan panjang sekitar 15 meter, satu set alat las, satu buah linggis, satu buah gergaji, tang, satu buah kunci inggris, satu unit mobil Mitsubishi Station Wagon N 1578 NB.

Kini, keempat tersangka dijebloskan ke sel tahanan guna pemeriksaan lebih lanjut. Keempatnya, terancam dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian. (kl/an)

Tinggalkan Komentar

Close X