Diduga Jadi Tempat Produksi Sabu-sabu, Rumah di Mojokerto Digerebek

Warta Bangsa - 7 November 2020
Diduga Jadi Tempat Produksi Sabu-sabu, Rumah di Mojokerto Digerebek
Kapolres Mojokerto saat merilis tersangka dan barang bukti di Mapolres setempat. - ()
Penulis
|
Editor

MOJOKERTO, WartaBangsa.id – Penangkapan Mokhamad Arif Hidayat (30) di depan Stadion Gajah Mada Mojosari, Kabupaten Mojokerto berbuntut. Polisi akhirnya menggerebek sebuah rumah di Dusun/Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Selasa (3/11/2020) sekitar pukul 22.30 WIB. Rumah itu diduga menjadi tempat memproduksi narkoba jenis sabu-sabu.

Dari Mokhamad Arif Hidayat, polisi mengamankan barang bukti 0,5 gram sabu-sabu beserta satu kotak rokok kosong dan handphone.

“Penggerebekan di lokasi, ada aktivitas clandestine yang mana kita lihat bersama adanya beberapa tabung reaksi dan beberapa bahan-bahan yang diindikasikan untuk pembuatan narkotika,” beber AKBP Dony Alexander, Kapolres Mojokerto, Kamis (5/11/2020).

Pihaknya menyebut, barang bukti di rumah pelaku terdapat soda api, pupuk urea, almunium sulfat dan getah daun binahong.

“Salah satu clue (petunjuk red), dalam bahasa pesanan tersebut sebentar lagi barang akan siap untuk disiapkan atau diproduksi. Dari hasil penggeledahan itu, kami berkoordinasi dengan laboratorium Polda Jatim dari hasilnya belum ditemukan senyawa yang lari ke arah narkotika,” terangnya.

AKBP Dony Alexander, tersangka belajar dari internet untuk melakukan pembuatan narkotika di rumahnya.

“Di sini ada belum sempurnanya barang tersebut untuk dilakukan dan juga diedarkan. Namun sudah ada beberapa mili ya cairan yang bersifat kristal yang sudah diciptakan oleh tersangka ini, masih dalam tahapan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim dari satuan reserse narkoba dan Polsek Mojosari. Perkembangan lebih lanjut akan kami informasikan,” tukasnya.

“Apakah ada kaitannya cairan yang sudah dihasilkan dari sifat pemuaian dari kegiatan yang ada dalam tabung tabung bejana ini masuk dalam kategori psikotropika ataukah juga masuk dalam zat adiktif lainnya perkembangan kita informasikan untuk sementara hasil dari laboratorium ini belum ada kandungannya terkait dengan jenis narkotika yang bersifat amfetamin ataupun juga metametamin. Menurut keterangan sudah 7 bulan,” lanjutnya.

Sementara Mokhamad Arif Hidayat (30) kepada polisi mengaku, dirinya coba-coba saja dan iseng membuat sabu.

“Inisiatif sendiri dan coba-coba saja pak. Sudah 7 bulan, belum ada yang jadi. Tidak ada motivasi, tidak ada yang menyuruh, buat sendiri, belajar dari internet. Cuma iseng saja buat sabu-sabu, barang kali jadi. Kalau tidak jadi ya dibuang,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat pasal 114 ayat 1 dan pasal 11 ayat 2 ayat 1 Pasal 113 ayat 1 untuk terkait dengan kepemilikan narkotika 0,5 gram. (jn/wb)

Tinggalkan Komentar

Close X