Dikira Menstruasi Ternyata Anak Angkatnya Keguguran, Bapak di Jombang Dipolisikan

  • Bagikan
Ilustrasi

JOMBANG, WartaBangsa.id – Seorang ibu melaporkan suami ke perangkat desa tempat tinggalnya dan diteruskan ke Polsek Kesamben, Jombang, lantaran geram atas ulah tak senonohnya yang menghamili Bunga (sebut saja demikian), anak angkatnya yang masih berusia 15 tahun.

Siswi SMP warga Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang ini diketahui hamil, setelah mengeluhkan perutnya sakit kepada ibu angkatnya, Selasa (29/9/2020) sekitar pukul 18.30 WIB. Oleh ibunya, ia pun dibawa ke Puskesmas setempat untuk berobat.

Saat ditangani tim medis Puskemas, Bunga diketahui bukan sedang menstruasi biasa. Namun ia dinyatakan mengalami keguguran.

“Anaknya dibawa ibunya ke Puskesmas karena mengalami pendarahan. Dikira ibunya, korban mens biasa, ternyata keguguran,” kata Iptu Slamet Hariyana, Kapolsek Kesamben, kepada wartawan, Kamis (1/10/2020).

Dari Puskesmas Kesamben, lanjut Iptu Slamet, korban dirujuk ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan lebih intensif. Kondisi itu tentu saja membuat ibu korban bertanya-tanya.

Saat di RSUD Jombang itulah, siswi SMP itu kemudian mengatakan yang sebenarnya. “Setelah ditanya-tanya, korban mengaku dihamili bapak angkatnya,” ungkap Slamet.

Dari perbuatan bejat bapak angkatnya itulah, korban diketahui berbadan dua dan usianya telah 1,5 bulan. Korban pun kemudian divisum di RSUD Jombang.

Selanjutnya, berdasarkan laporan tersebut, polisi kemudian meringkus bapak angkat korban berinisial WGS (45) pada Rabu 30 September 2020 siang. “Oleh Kepala Dusun, mereka dibawa ke balai desa. Kemudian pelaku kami amankan ke Polsek,” terang Slamet.

Kini, lanjut Iptu Slamet, kasus tersebut dilimpahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jombang.

“Kasu ini sudah kami limpahkan ke Unit PPA. Akibat perbuatannya, WGS terancam dijerat Pasal 81 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” pungkasnya. (an/wb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *