Ditinggal Salat, Laptop dan Handphone Milik Guru Honorer di Madiun Raib

  • Bagikan
pencurian HP madiun 1 copy
Tersangka kasus pencurian, saat dirilis di Polres Madiun, Jawa Timur.

MADIUN, WartaBangsa.id – Nekat membawa kabur tas berisi laptop dan handphone, Bambang Sugianto (51) harus berurusan dengan pihak berwajib. Pria yang diketahui residivis ini diringkus setelah polisi mendapat laporan dari ikorban, Shodiq Anshori (27).

Kapolsek Mejayan, Kompol Sigit Siswandi mengatakan, aksi pencurian yang dilakukan tersangka, saat korban sedang menunaikan Salat Zuhur di Masjid Hayatul Fikri yang berlokasi di lingkungan kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

“Saat korban Salat Zuhur, pelaku juga ikut. Korban menaruh tas berisi laptop dan HP di belakang dirinya berdiri menunaikan salat,” katanya, Sabtu (3/4/2021).

Begitu tas berisi barang elektronik milik guru honorer SD di Madiun ini berpindah tangan, tersangka bergegas kabur. Berniat menghilangkan jejak, pelaku menitipkan tas tersebut di sebuah warung dekat lokasi.

Korban yang selesai salat, mendadak bingung karena tas miliknya sudah tidak di tempat semula. “Korban mencarinya tapi tidak ketemu. Kemudian melaporkan ke kami,” ujarnya.

Polisi yang mendapat laporan, kemudian melacak handphone milik korban yang raib dibawa kabur tersangka.

Mengetahui posisi handphone korban, polisi kemudian mendatangi warung tersebut dan memancing pelaku agar mengambil barang curiannya.

“Tersangka kami pancing dan kemudian datang ke warung untuk mengambil barang hasil curiannya. Saat itulah, pelaku langsung kami tangkap,” sambung dia.

Dari data di kepolisian, rupanya tersangka 3 kali beraksi. Pertama, pencurian di Kabupaten Magetan, kemudian di Ngawi, dan kini di Madiun.

“Tersangka kami jerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkasnya. (jn/wb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *