Dua Maling Sapi dan Satu Penadah di Probolinggo, Diringkus Polisi

  • Bagikan
Salah satu pelaku pencurian sapi yang dilumpuhkan dengan timah panas petugas saat dibawa ke Polres Probolinggo Kota.

PROBOLINGGO, WartaBangsa.id – Satreskrim Polres Probolinggo Kota, membongkar kejahatan pencurian hewan sapi. Seorang penadah dan dua pelaku maling sapi, ditangkap. Selain itu, barang bukti berupa 5 ekor kambing dan 7 ekor sapi ukuran besar dan kecil, turut diamankan.

Hewan piaraan tersebut diikat di halaman parkir Mapolres Probolinggko Kota. Tak sedikit warga yang kehilangan, melihat 4 sapi berukuran besar dan 3 ekor sapi anakan, serta 3 domba berikut satu ekor kambing yang lahir beberapa hari kemarin.

Ketiga tersangka yang diamankan diantaranya, Le yang berprofesi sebagai penadah. Warga Desa Pabean, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo itu diamankan di rumah tinggalnya, Selasa (6/7/2021) malam.

Sedang pelaku Curwan (pencurian hewan) Edi Darsun, warga Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Berikutnya, Rohman warga Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota setempat.

Keduanya ditangkap dan diamankan pada Rabu (7/7.2021) siang dan langsung dijebloskan ke dalam sel tahanan.

“Edi Darsun ditangkap di Pasar Bawan, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Kalau Rohman, kami amankan di rumahnya, saat tidur,” ujar AKP Heri Sugiono, Kasat Reskrim Polresta, Rabu (07/07).

Saat disergap, Darsun sempat kabur ke pesawahan dengan tangan terborgol. Ia berhasil ditangkap, setelah kakinya dilumpuhkan dengan timah panas. Begitu juga dengan Rohman, yang juga sempat kabur.

“Penadahnya hanya satu orang dan sudah kami amankan sebelumnya. Pelakunya, masih dua orang yang kami tangkap. Masih ada lagi,” terang Kasat tanpa menyebut identitas yang dimaksud.

Dijelaskan, tersangka yang ditangkap pertama kali adalah penadah. Kemudian mengembang ke beberapa pelaku yang sebagian belum diamankan. Penangkapan dilakukan, setelah Kasat mendapat informasi dari masyarakat.

“Barang bukti itu kami amankan di beberapa tempat,” jelas Heri Sugiono di Mapolres Probolinggo Kota.

Siti Asia (38) seseorang yang mengaku sapinya hilang, masih belum berani memastikan, apakah sapi yang diamankan di Mapolresta tersebut, salah satu adalah miliknya atau bukan. Namun, katanya, jika melihat ciri-cirinya seekor dari sapi yang diikat di halaman parkir itu, miliknya.

“Kalau melihat ciri-cirinya, iya. Tapi belum pasti,” katanya.

Ia belum bias memastikan, karena sapi jenis limousine berbulu coklat yang dipelihara 6 bulan tersebut sudah lama hilang. Disebutkan, sapi yang dibeli seharga Rp 18 juta tersebut dimaling tiga hari sebelum Tahun Baru 2021 lalu.

Dari tiga ekaor sapi yang dipeliharanya, hanya seekor yang dibawa kabur. “Yang paling besar yang diambil. Dya ekor yang lebih kecil, tidak dicuri,” ujarnya.

Sebenarnya, lanjut Asia, sebelum sapinya hilang, sempat disarankan oleh pedagang sapi untuk dijual. Namun, ia tidak mau lanntaran ukurannya masih kurang besar, sehingga hasilnya sedikit. Asia kepingin sapinya laku Rp 25 juta.

“Saat itu ditaksir laku Rp 22 juta. Tapi tidak saya jual karena kurang besar. Kalau laku Rp 25 juta, saya jual,” pungkasnya. (mo/wb)

Salah satu pelaku pencurian sapi dikeler petugas ke Polres Probolinggo Kota,
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *