Gegara Sabu-sabu, Tiga Pria Nganjuk Diringkus Polisi

  • Bagikan
Tiga tersangka sabu-sabu di Kabupaten Nganjuk, saat diamankan polisi.

NGANJUK, WartaBangsa.id – Kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu, dibongkar Satresnarkoba Polres Nganjuk. Tiga pria berhasil diringkus polisi di dua lokasi berbeda. Kasus ini terkuak, berawal dari laporan masyarakat.

Ketiganya yakni berinisial OSH alias Glendoh (23), ASB alias Rio (25), keduanya warga Kelurahan Kramat, Kecamatan/ Kabupaten Nganjuk, serta FA (36) warga Dusun Ngrajek, Desa Sambirejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.

Penangkapan ketiganya, diawali dengan diamankannya OSH di sebuah warung di kawasan Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. “Dari penyelidikan intensif, kami mengamankan OSH pada Sabtu, 21 November 2020 sekitar pukul 01.00 WIB,” ungkap Iptu Roni Yunimantara, Kassubag Humas Polres Nganjuk, Minggu (22/11/2020).

Dari OSH, polisi mengamankan barang bukti berupa, 1 plastik klip berisi sabu-sabu seberat 0,28 gram, 1 unit handphone merek Samsung, 1 unit sepeda motor Honda SupraX Nopol AG-6613-UT warna hitam, serta helm Kawasaki KLX.

Kepada polisi, OSH mengaku mendapatkan sabu-sabu tersebut melalui ASB alias Rio. “Pengakuannya, sabu-sabu tersebut merupakan pesanan temannya berinisial SH. Saat ini, SH masih dalam pengembangan. Ia juga mengaku sabu-sabu itu didapat dari ASB alias Rio,” jelas Iptu Rony.

Dari pengakuan OSH, polisi langsung mencari keberadaan Rio di rumahnya. Namun, polisi tidak menemukannya. Tak lama berselang, polisi mendapatkan informasi jika ASB alias Rio berada di sebuah rumah di kawasan Jalan Wilis 3 Lingkungan Jarakan Kelurahan Kramat Kabupaten Nganjuk.

Tanpa membuang waktu, polisi pun langsung lokasi tersebut dan menggerebeknya sekitar pukul 03.00 WIB. Di rumah tersebut, ASB alias Rio bersama dengan FA. “ASB mengaku jika sebelumnya mengonsumsi sabu-sabu bersama FA,” sambungnya.

Dari ASB, petugas berhasil menyita 1 plastik klip yang berisi sabu-sabu seberat 0,53 gram, seperangkat alat hisap lengkap dan 2 unit handphone merek Samsung. Sedangkan dari FA, polisi menyita sebuah ponsel.

Dalam pemeriksaan polisi, ASB alias Rio mengaku mendapatkan sabu-sabu dari JE, yang berada di Kota Kediri. Saat ini, kata Iptu Rony, JE masih dalam proses perburuan petugas.

Selanjutnya, ketiganya dibawa ke Polres Nganjuk guna proses pemeriksaan lebih lanjut. Mereka terancam dijerat dengan UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (br/an)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *