Gelombang Pertama PTSL, 500 Sertifikat Dibagikan ke Warga Watugaluh Jombang

  • Bagikan
pembagian sertifikat tanah di desa watugaluh diwek jombang
Wabup Jombang Sumrambah, menyerahkan sertifikat secara simbolis ke warga Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

JOMBANG, WartaBangsa.id – Tepat di Hari Santri Nasional, sebanyak 500 Sertitikat Hak Milik (SHM) dibagikan ke warga Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, di balai desa setempat, Kamis (22/10/2020).

Pembagian sertifikat tersebut secara simbolis diberikan Wakil Bupati Jombang, Sumrambah. Tampak hadir dalam kegiatan ini, Kepala Badan Pertanahan (BPN) Jombang, Camat Diwek, Kapolsek, dan Kepala Desa (Kades) Watugaluh.

Kepala BPN Jombang dalam sambutannya mengatakan, 500 SHM yang dibagikan ke warga Watugaluh ini, merupakan program prioritas nasional berupa Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN.

Ratusan sertifikat tersebut, katanya, merupakan gelombang pertama program PTSL tahun 2020 dari target sebanyak 1.236 sertifikat. “Selanjutnya, bagi warga yang mendapat PTSL namun belum mengurus berkas tanahnya, kami minta segera diurus dan diserahkan ke panitia PTSL,” imbaunya.

Sementara Wabup Sumrambah mengatakan, program PTSL ini membantu masyarakat untuk memiliki sertifikat tanah atau SHM secara massal dan gratis. Karena sertifikat tersebut merupakan surat bukti kepemilikan tanah yang sah.

Keuntungan lain dari kepemilikan sertifikat ini, lanjut Sumrambah, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat dengan cara menjadikannya agunan untuk mendapatkan modal usaha di lembaga perbankan.

“Namun, itu langkah terakhir untuk mendapatkan suntikan modal usaha. Kalau memang tidak seberapa penting, mendingan sertifikat disimpan di rumah,” katanya di depan ratusan warga penerima sertifikat program PTSL.

Sedangkan Kades Watugaluh, Feryanto berpesan, agar sertifikat yang sudah di tangan warga penerima program ini, digunakan sebagaimana mestinya. Selain itu, PTSL ini menjadi motivasi bagi warga penerima lain yang belum mengurus berkas-berkasnya.

Ia juga berharap, agar warga yang sudah mengurusi berkas namun sertifikatnya belum jadi, untuk bersabar. Karena berkas masih dalam proses di BPN.

“Tentu, ini menjadi motivasi bagi warga lain bahwa progam PTSL ini terbukti benar. Bagi warga yang belum mengurusi berkas, agar segera mengurusnya. Adapun bagi warga yang sertifikatnya belum jadi, kami mohon kesabarannya, karena berkas tersebut masih dalam proses. Masih ada gelombang dua,” tandasnya. (an/wb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *