Gerebek Rumah di Glagahan dan Sidowarek, Polisi Bekuk 2 Pria Jaringan Sabu-sabu

  • Bagikan
Tersangka Sugeng Efendi alias Pendik beserta barang buktinya saat diamankan di Polsek Perak, Jombang.

JOMBANG, WartaBangsa.id – Sebuah rumah di Dusun/ Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, digerebek Unit Reskrim Polsek Perak, Senin 11 Januari 2021 sektiar pukul 23.30 WIB.

Zainul Rokim (20) Dusun Kandeg, Desa Waung, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk ini, tak bisa berkutik saat dia kedapatan dalam pengaruh narkotika jenis sabu-sabu. Ia pun harus menundukkan wajahnya saat polisi menggelandangnya keluar dari rumah yang ditinggalinya itu.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, 1 plastik klip sabu-sabu dengan berat bruto 0,24 gram, 1 alat hisab (bong), 1 pipet kaca masih baru, 40 biji sedotan plastik warna putih, sebuah sepatu merek ProATT, dan 1 unit handphone merk Advan hitam.

“Barang bukti narkoba jenis sabu-sabu tersebut kita temukan di dalam sepatu tersebut,” ungkap AKP Dwi Retno Suharti, Kapolsek Perak, Kamis (21/1/2021).

Kepada penyidik, lanjutnya, tersangka Zainul Rokim mengaku jika barang terlarang tersebut dia beli ke temannya. Setelah mengantongi identitas rekannya yang dimaksud, polisi segera melakukan perburuan.

Selang beberapa waktu, upaya pengejaran polisi membuahkan hasil. Pada Selasa 12 Januari 2021 jelang subuh atau sekitar pukul 03.00 WIB, polisi berhasil menggerebek rumah Sugeng Efendi alias Pendik (34), di Dusun Genjong Lor, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.

“Saat dilakukan penggeledahan, kita menemukan barang bukti total 1,62 gram sabu-sabu. Dibagi pada 6 plastik klip paket hemat,” beber Dwi Retno Suharti.

Selain itu, juga diamankan sebuah plastik klip besar, sebuah bungkus rokok warna putih, 1 unit handphone merk Vivo warna putih, dan 41 biji plastik klip kecil, sebagai barang bukti.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pria tersebut kini harus mendekam di sel tahanan Polsek Perak guna proses pemeriksaan lebih lanjut.

Tersangka Zainul Rokim, terancam dijerat Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sedangkan tersangka Sugeng Efendi alias Pendik terancam dijerat Pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) jo pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kita akan terus melakukan pengembangan guna membongkar jaringan yang berkaitan dengan keduanya,” pungkas AKP Dwi Retno Suharti. (an/wb)

Tersangka Zainul Rokim saat diamankan di Polsek Perak, Jombang, beserta barang buktinya.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *