Halau Burung Tersambar Petir, Nyawa Kakek di Mojoagung Jombang Melayang

Warta Bangsa - 11 Januari 2021
Halau Burung Tersambar Petir, Nyawa Kakek di Mojoagung Jombang Melayang
Polisi saat olah TKP di sawah Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang.  - (Istimewa)
Penulis
|
Editor

JOMBANG, WartaBangsa.id – Petaka menimpa Solikin (72) warga Dusun/ Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Ia meregang nyawa setelah tersambar petir di tengah area Dusun Semen, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Senin (11/1/2021).

Diperoleh informasi, sekitar pukul 13.00 WIB, kakek malang itu mengajak Nur Fatikah (35) anaknya dan Moch Rizal (6) cucunya ke sawah miliknya. Di sana, mereka menjaga tanaman padi dari serangan burung pipit.

Sekitar satu jam kemudian, hujan mulai mengguyur kawasan lokasi kejadian. Nur Fatikah pun memutuskan bertedung di dalam gubuk bersama Rizal. Sedangkan korban tetap berada di tengah sawah menghalau burung.

Sekitar pukul 15.00 WIB, guyuran hujan semakin deras. Kali ini, angin kencang dan petir menyertai hujan di wilayah setempat.

“Anak dan cucu korban mengaku sempat melihat ada kilatan petir di dekat korban,” kata Kompol Paidi, Kapolsek Mojoagung.

Seketika itu, korban tidak berada di tempat semula. Anak korban pun langsung mencarinya hingga akhirnya korban ditemukan tergeletak di tengah sawah.

“Anak korban pun meminta pertolongan warga untuk mengevakuasi korban,” sambungnya.

Saat dievakuasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan sejumlah luka bakar di bebeberapa bagian tubuhnya. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka dan dilakukan visum oleh petugas.

“Kalau anak dan cucu korban, selamat,” pungkasnya.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa caping berbahan bambu dan sebuah kaos milik korban. (ls/an)

Tinggalkan Komentar

Close X