Ini Faktor Suami di Jombang yang Tega Habisi Nyawa Istrinya dan Bacok Anaknya

  • Bagikan
Safaat, tersangka kasus pembunuhan istrinya sendiri, saat di Mapolres Jombang.

JOMBANG, WartaBangsa.id – Safaat (49) suami yang tega menghabisi nyawa istrinya Sri Istuningati (48), warga Dusun Ngenden, Desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, akhirnya blak-blakan menceritakan muasal “peristiwa berdarah” tersebut dan membacok anak laki-lakinya, Noval (19).

Di hadapan sejumlah wartawan saat rilis di depan kantor Satreskrim Polres Jombang, Senin (3/8/2020), Safaat mengaku sejak tahun 2011 atau selama 9 tahun bekerja di Amerika. Sejak itu, hasil dari pekerjaannya, dia mengirimi uang ke istrinya sebesar Rp 35 juta setiap bulannya.

Jika dihitung, uang hasil dia bekerja sudah mencapai Rp 3 miliar lebih. Namun, jerih payahnya itu selama bekerja di luar negeri ini, tidak pernah dia lihat.

Dan sejak satu tahun terakhir, Safaat mengaku merasakan kejanggalan. Sang istri, Sri Istuningati, susah dihubungi. Saat dia telepon, tak pernah diangkatnya.

Pada Maret 2020, Safaat pulang ke rumahnya. Hubungan rumah tangganya rupanya tidak baik. Mereka malah kerap terlibat pertengkaran. Sang istri selalu berbelit-belit ketika Safaat berniat menanyakan hasil kerjanya selama 9 tahun itu.

Istrinya hanya menunjukkan sebuah kebun dan sawah yang telah dibelinya dengan uang kiriman sang suami. Namun, jika diuangkan hanya sekitar Rp 500 juta. Nilai tersebut tak sebanding dengan uang yang telah dia kirimkan selama ini.

Dari situlah, Safaat mengaku mulai curiga, jika sang istri memiliki pria idalam lain (PIL) atau berselingkuh. Hingga kemudian Safaat gelap mata. Puncaknya, pada Jumat, 31 Juli 2020 malam lalu, kedua pasangan suami istri tersebut bertengkar hebat.

Safaat yang sudah geram kemudian mengambil golok. Dia langsung membacok kepala istrinya berkali-kali. Setelah itu, dia menggorok leher istrinya, dan Sri Istuningati meninggal dunia.

“Saya curiga, dia berselingkuh dengan pria lain,” kata Safaat, Senin (3/8/2020).

Sesaat setelah menghabisi nyawa istrinya, Safaat juga juga menganiaya Noval (19) anak laki-lakinya dengan senjata tajam yang sama. Perbuatan itu, dia lakukan di lantai atas rumahnya.

Safaat mengaku tega melukai anaknya itu, lantaran selama ini dia juga jengkel dan dendam
dengan sang anak. Sebab, setiap dirinya terlibat cekcok dengan istri, Noval selalu membela ibunya. Bahkan tak jarang, Noval menghajar ayah kandungnya sendiri. Pernah juga, Safaat dikepruk kursi oleh Noval.

Noval yang sebelumnya menjalani perawatan di RSK (Rumah Sakit Kristen) Mojowarno, saat ini dipindahkan ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Jombang. Kondisinya kian membaik.

“Saya sering dihajar oleh Noval. Kalau kami cekcok, dia selalu membela ibunya. Bahkan, saya pernah dikepruk kursi oleh anak saya,” ungkapnya.

Saat ini, Safaat sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Jombang, untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Meski menyesali perbuatannya, dia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang, AKP Hariyono mengatakan, Tersangka terancam dijerat Pasal 240 subsider 338 KUHP, dengan ancaman 15 tahun penjara. “Pembunuhan yang dilakukan Safaat secara spontan. Bukan pembunuhan berencana,” pungkasnya. (tr/wb)

Baca Sebelumnya: Sadis, Suami di Jombang Habisi Nyawa Istri, Anaknya Kritis Dianiaya

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *