Isterinya Diselingkuhi, Lelaki Banjardowo Jombang Kepruk Suami

  • Bagikan
tersangka penganiayaan di banjardowo jombang1
Tersangka kasus penganiayaan beserta barang buktinya, saat diamankan di Polsek Jombang Kota, Kamis (14/1/2021).

JOMBANG, WartaBangsa.id – Tragis benar nasib Sugeng (41) warga Dusun Gempolpahit Desa Banjardowo, Kecamatan/ Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Sudah istrinya diselingkuhi, ia dikepruk besi oleh selingkuhan istrinya yang masih bertetangga. Sugeng kini terbaring di RSUD Jombang untuk menjalani peratawan medis secara intensif.

“Korban mengalami luka di kepala belakang sebelah kiri. Pergelangan tangan kiri memar, jari manis tangan kiri patah, kaki kiri lecet. Juga telinga kiri memar, kepala atas luka memar dan berdarah,” kata AKP Wilono, Kapolsek Jombang Kota, Kamis (14/1/2021).

Ia mengatakan, insiden penganiayaan itu terjadi pada Rabu 13 Januari 2021 sekitar pukul 20.30 WIB. Diduga, kata AKP Wilono, berlatar belakang asmara.

Sebelumnya, sekitar satu bulan lalu atau Desember 2020, tersangka Sumardi (47) ketahuan berselingkuh dengan istri korban. Sejoli tak sah ini kemudian diarak warga ke rumah Kepala Dusun (Kasun) Gempolpahit. Dari musyawarah itu, diputuskan jika tersangka dikenakan sanksi denda sebesar Rp 20 juta.

“Denda tersebut ditanggung berdua yakni SMD dan istri korban. Bahkan, korban membayar beban denda istrinya,” sambung AKP Wilono.

Setelah terkumpul, denda tersebut kemudian dibayarkan ke Kasun pada Selasa (12/1/2021). Kemudian esoknya, tersangka yang sedang membeli nasi bebek, menelpon korban dan meminta uang Rp 1 juta.

Dalam pembicaraan di telepon, uang tersebut akan diambil tersangka di pinggir jalan utara TPU (tempat pemakaman umum) Desa Banjardowo. Korban pun menurutinya dengan mendatangi korban di lokasi yang sudah disepakati.

Setelah keduanya bertemu, tiba-tiba korban Sugeng dipukuli tersangka. Tak hanya itu, korban dikepruk dengan pipa besi oleh tersangka. Korban pun tersungkur dengan luka cukup parah.

Kasus dugaan penganiayaan ini, kemudian ditangani di Polsek Jombang Kota. Tersangka saat ini meringkuk di sel tahanan Polsek setempat guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Selain itu, polisi juga mengamankan sebuah batang besi sepanjang sektar 60 sentimeter sebagai barang bukti.

“Tersangka terancam dijerat Pasal 351 (2) KUHP tentang penganiayaan,” pungkas AKP Wilono. (an/wb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *