Istirahat Selesai Sulam Padi, Buruh Tani di Jombang Meninggal

Warta Bangsa - 11 Juli 2020
Istirahat Selesai Sulam Padi, Buruh Tani di Jombang Meninggal
Jenazah korban sebelum dievakuasi petugas. - ()
Penulis
|
Editor

JOMBANG, WartaBangsa.id – Area sawah pinggir jalan Dusun Ngeprak, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Sabtu (11/7/2020) sekitar pukul 12.00 WIB, mendadak ramai. Waga mengerumuni sesosok mayat ditutupi lembaran koran dan daun pisang.

Warga berkerumun, setelah mengetahui kabar kematian pria tua yang diketahui bernama Safii (60), warga Dusun Kapungturi, Desa Pojokkulon, Kecamatan Kesamben. Korban tergeletak tak bernyawa di bawah pohon pinggir jalan dekat TPT jalan dusun setempat.

Tak berselang lama, polisi dan tim medis Puskesmas setempat, melakukan olah TKP dan pemeriksaan. Kemudian, jenazah korban dievakuasi petugas ke rumah duka.

“Tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Korban meninggal diduga akibat serangan jantung,” kata Iptu Slamet Hariyana, Kapolsek Kesamben, Sabtu (11/7/2020).

Dikatakan, sebelum ditemukan meninggal, korban bekerja menyulam padi (mengganti benih padi yang mati) di sawah milik Prawito (37), tetangga korban. Setelah selesai, korban kemudian beristirahat tidur-tiduran di bawah pohon kersen (keres) pinggir jalan.

Beberapa saat kemudian, Prawito datang ke sawahnya. Dianggap capek, Prawito membiarkan Safii sedang tiduran beristirahat. Namun, ditunggu agak lama, korban tak kunjung bangun. Prawito pun mendekati dan mengecek kondisi Safii.

“Nah, saat itulah, pemilik sawah mengetahui jika korban sudah tidak bernyawa. Saat ditemukan meninggal, korban mengenakan kaos warna abu-abu, celana pendek warna hijau lumut,” kata Slamet Hariyana.

Setelah diperiksa sementara tim medis di rumah duka, pihak keluarga tidak berkenan jenazah korban dilakukan autopsi. “Akhirnya, jenazah korban kami serahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan,” pungkas Iptu Slamet Hariyana. (an/wb)

Tinggalkan Komentar

Close X