Jadwal Operasi Justisi Beredar Luas di Medsos, Polres Jombang: “Akan Dievaluasi Lagi”

Warta Bangsa - 15 September 2020
Jadwal Operasi Justisi Beredar Luas di Medsos, Polres Jombang: “Akan Dievaluasi Lagi”
Jadwal dan lokasi operasi justisi di Kabupaten Jombang, yang beredar luas di Medsos. - ()
Penulis
|
Editor

JOMBANG, WartaBangsa.id – Surat perihal jadwal operasi justisi terkait penegakan hukum protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 di Kabupaten Jombang, beredar luas di media social (Medsos) seperti Facebook dan WhatsApp Grup (WAG), Selasa (15/9/2020).

Diketahui, surat berlogo Polres Jombang tertanggal 15 September 2020 tersebut ditanda tangani Kapolres Jombang dan ditujukan ke Bupati Jombang, dengan tembusan kepada 6 instansi, yakni Komandan Kodim 0814, Kajari Jombang, Ketua Pengadilan Negeri, Kasat Pol PP, Kadishub dan Kadinkes.

Dalam lampiran kedua surat tersebut, tercantum jadwal pelaksanaan operasi justisi Prokes dalam rangka upaya pencegahan dan pengendalian Coronavirus Disease di Jombang. Dimulai Senin 14 September 2020 hingga Minggu, 26 September 2020. Lengkap dengan titik lokasi atau tempat digelarnya operasi justisi.

Beredarnya surat jadwal justisi di medsos ini, memantik sorotan dari Lembaga Aliansi Indonesia BPAN Cabang Jombang, Budiono. Dia menyayangkan, jadwal operasi justisi penegakan hokum prokes Covid-19 beredar luas. Menurutnya, surat tersebut seharusnya bersifat rahasia.

Dikatakannya, kalau pun jadwal operasi diketahui, hanya sebatas lingkup petugas penegakan saja. Mengingat, jika titik lokasi operasi diketahui luas oleh masyarakat, dipastikan operasi justisi bagi warga tidak memakai masker, tidak akan berjalan efektif.

“Saat masyarakat sudah tahu, tanggal sekian jadwalnya petugas melakukan operasi di titik A misalnya, tentu masyarakat tidak akan lewat sana atau menghindari operasi tersebut. Jadi tidak efektif,” katanya.

Dirinya meminta agar petugas penegak hukum prokes Covid-19 Jombang, melakukan kajian ulang terkait hal tersebut. Hal ini, demi pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kota Santri.

“Karena jadwal operasi justisi tersebut kadung beredar, saran kami petugas menggelar operasi secara mendadak dengan lokasi berbeda dari jadwal yang sudah beredar tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Jombang, AKP Hariyono, saat dikonfirmasi terkait hal ini, membenarkan jika jadwal operasi justisi tersebut telah beredar luas melalui medsos.

Konsekwensinya, kata dia, operasi justisi di Kabupaten Jombang akan tidak efektif. Pihaknya juga menandaskan, hal tersebut akan kembali dievaluasi.

“Iya betul kurang efektif, nanti dievaluasi lagi,” jawab AKP Hariyono saat dihubungi WartaBangsa.id lewat nomor WhatsApp-nya, Selasa (15/9/2020). (an/wb)

Tinggalkan Komentar

Close X