Jual Perhiasan Hasil Curian Terekam CCTV, Lelaki di Jombang Diciduk Polisi

  • Bagikan
Pelaku beserta barang bukti perhiasan dan obeng saat diamankan di Polsek Peterongan, Jombang

JOMBANG, WartaBangsa.id – Apes dialami Suratno (37) warga asal Dusun Kabunan, Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Betapa tidak, saat menjual perhiasan hasil curiannya di toko emas di Peterongan, malah terekam kamera pengintai alias CCTV. Ia pun ditangkap polisi.

Kapolsek Peterongan, Iptu Sujadi menjelaskan, sehari sebelum tersangka diringkus, pihaknya menerima laporan dari Mariyem (54) yang tak lain tetangga pelaku. Mariyem mengaku rumahnya dibobol maling, dan perhiasan berupa kalung dan gelang beserta surat-suratnya, raib.

Tahu barang berharganya hilang, ketika Mariyem pulang berdagang dari pasar sekitar pukul 03.30 WIB. Begitu masuk, kondisi rumahnya sudah acak-acakan. Diperkirakan, rumahnya disatroni pencuri sekitar pukul 02.30 WIB, karena di waktu itu, rumah Mariem kosong karena ditinggal berdagang pisang.

Dikatakan Iptu Sujadi, pelaku masuk rumah korban lewat pintu belakang. Sampai di dalam, pelaku mencongkel pintu kamar dan mengambil barang berharga milik korban, dan langsung pergi.

“Saat pulang, korban mengetahui kondisi rumahnya sudah acak-acakan. Pintunya rusak. Korban kemudian melapor ke Polsek Peterongan,” ujar Sujadi, Selasa (28/7/2020).

Dari laporan itu, polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan. Polisi juga berkoordinasi dengan semua toko yang ada di wilayah Jombang dan Peterongan.

Upaya polisi berbuah hasil. Sekitar pukul 10.00 WIB, salah satu pemilik toko emas di Peterongan melaporkan jika saat itu ada seorang pria yang akan menjual perhiasan emas di tokonya.

Namun, korban sudah tidak berada di tempat, kala polisi tiba di lokasi. Beruntung, di toko itu terpasang kamera pengintai yang merekam upaya pelaku menjual barang curiannya. Tak butuh waktu lama, polisi pun menangkap pelaku di rumahnya.

“Rekaman CCTV yang ada di toko tersebut, kami analisa. Kemudian identitas pelaku diketahui dan sekitar pukul 21.00 WIB kami langsung menuju rumah pelaku dan menangkapnya,” papar Sujadi.

Selain tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa, sebuah kalung dan gelang emas hasil curian senilai Rp 6,1 juta yang belum sempat dijual, beserta suratnya. Juga sebuah obeng yang digunakan tersangka mencongkel pintu rmah korban.

“Saat ini, pelaku sudah kita amankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Jika terbukti, pelaku bakal kita kenakan Pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan (Curat), ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” pungkas Sujadi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *