Kejar Maling Handphone Kabur, Cewek Gresik Terseret Motor dan Terluka

  • Bagikan
Tersangka yang babak belur akibat dihajar massa, saat diamankan di Polsek Driyorejo, Gresik beserta barang buktinya.

GRESIK, WartaBangsa.id – Nekat mencuri dua unit handphone di kos-kosan wilayah Kabupaten Gresik, Eko Prihantono (49) warga asal Desa/ Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, harus mendekam di sel tahanan Polsek Driyorejo.

Handphone yang dicurinya itu, milik Dina Purnamasari (33) penghuni kos asal Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Sayangnya, cewek yang haru di-PHK dari tempat kerjanya itu, mengalami luka-luka setelah berupaya menghentikan laju motor yang ditunggangi pelaku, saat melarikan diri.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo, Kompol Zunaedi mengatakan, aksi pencurian tersebut terjadi pada Jumat 02 Juli 2021. Saat itu, korban meninggalkan kamar kosnya, lantaran main ke kamar kos kakaknya.

Begitu balik ke kamarnya, korban memergoki seorang pria berada di dalam kamarnya. “Korban ini tidak kenal dengan lelaki tersebut. Dan korban sempat menanyakan identitas pelaku,” katanya Senin (5/7/2021).

Bukannya menjawab, pelaku justru kabur menuju sepeda motor bebek yang sebelumnya dia parkir. Korban yang tahu jika ponselnya sudah pindah tangan, berusaha mengejar pelaku.

Dina sempat meraih bagian motor pelaku berniat menghentikan pelaku yang berusaha kabur. Namun seketika itu, pelaku menggeber gas motornya. Hingga korban terseret motor pelaku dan terpental hingga sekitar 5 meter.

“Korban kemudian berteriak maling sambil menunjuk pelaku yang mulai kabur,” lanjut Zunaedi.

Warga sekitar yang mendengar teriakan korban, langsung berhamburan mengejar pelaku. Namun kali ini, pelaku lolos dari kejaran warga.

Beruntung, aksi kejar-kejaran warga tersebut, diketahui polisi berpakaian preman. Sejurus kemudian, polisi berkoordinasi dengan petugas Polsek Driyorejo untuk dilakukan penghadangan.

“Ketika itu, Kanit Reskrim Polsek Driyorejo bersama anggota dan warga sekitar, menghadang pelaku di Desa Driyorejo,” ujarnya.

Barikade yang dibuat polisi bersama warga menggunakan peralatan seadanya, tampaknya cukup efektif. Hingga kemudian, pelaku bisa diringkus dengan mudah.

Warga yang geram dengan aksi pelaku, langsung menghadiahi bogem mentah ke sejumlah bagian tubuhnya. Beruntung, aksi amuk massa bisa segera diredam polisi. Dan pelaku pun dikeler ke Mapolsek Driyorejo.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 2 ponsel milik korban dan sepeda motor yang digunakan tersangka melancarkan aksi kejahatannya.

Kepada penyidik, pelaku mengaku nekat mencuri handphone untuk dijual. Hasilnya, untuk biaya hidup sehari-hari. “Saya menyesal pak, saya harus menghidupi istri dan anak,” ujar pelaku dengan kepala tertunduk menyesali perbuatannya.

Zunaedi menambahkan, dari informasi yang dikantonginya, tersangka Eko Prihantono ini kerapkali menyasar kamar kos cewek untuk menggasak barang-barang berharga. Terutama, kamar kos yang sedang kosong atau ditinggal penghuninya.

“Atas perbutaannya, tersangka terancam dikenai Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan (Curas). Ancaman hukumannya, 7 tahun penjara,” pungkas Zunaedi. (tri/ans)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *