Keropos, Dapur Rumah Warga Kota Probolinggo Ambruk

Warta Bangsa - 11 Desember 2020
Keropos, Dapur Rumah Warga Kota Probolinggo Ambruk
Kondisi dapur rumah Muhammad Soleh (36), warga Jalan Merapi, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. - (Mo)
Penulis
|
Editor

PROBOLINGGO, WartaBangsa.id – Rumah di Jalan Merapi, RT 8 RW 2, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, ambruk. Padahal, pada Kamis (10/12/2020) siang itu, tidak ada angin dan hujan, apalagi badai.

Usut punya usut, bangunan yang ditempati Muhammad Soleh (36), isteri dan anaknya juga kedua orang tuanya roboh, diduga akibat bahan bangunannya keropos. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, lantaran rumah dalam kondidi kosong.

Saat kejadian, M Soleh tengah mengajar di Pondok Nurul Islam, tak jauh dari rumahnya. Bapaknya sedang berada di Pasar Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, membeli kambing. Sedang anggota keluarganya ada di teras rumah sedang santai berbincang dengan tetangga.

Kerugian akibat kejadian mendadak tersebut ditaksir belasan juta rupiah. Kok sedikit? karena yang ambrol bukan rumah induk, tetapi hanya dapurnya. Dapur yang hanya sisi barat saja itu berdinding tembok (batu bata) tersebut, rata dengan tanah.

Tak hanya dindingnya yang keropos, atap rumah yang bahannya dari bambu (usuk dan reng) juga keropos akibat dimakan bubuk. Dapur menjadi roboh karena atap bambu dan dinding tidak kuat menahan beban genteng.

“Dinding dan bambunya keropos. Sudah belasan tahun tidak diperbaiki,” ujar Busari, kakak korban.

Meski sudah apes namun Busari mengatakan, masih beruntung karena tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut. Saat peristiwa berlangsung, dapur dalam kondisi tak berpenghuni alias kosong.

“Yang penting semuanya selamat. Untungnya lagi, nggak ada warga yang lewat di gang sempit barat dapur. Kalau ada, pasti kejatuhan bata atau bambu,” katanya.

Mendengar dapurnya ambruk, M Soleh yang tengah berada di pondok langsung pulang. Lima santrinya ikut membantu membersihkan puing-puing, termasuk warga sekitar turut membantu dan beberapa perangkat kelurahan.

“Untuk sementara kalau masak ya di dalam rumah. Menunggu perbaikan dapur selesai,” katanya.

Di lokasi reruntuhan, Lurah Triwung Lor, Yanwar Puji Sulistio mengatakan, akan melapoarkan peristiwa mendadak tersebut ke atasannya (Camat). Ia juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Kami akan laporkan kejadian ini ke pak Camat. Termasuk akan berkoordinasi dengan OPD terkait,” ujarnya.

Soal dibantu atau tidak dan dalam bentuk apa bantuan itu nantinya, Yanwar mengaku, tidak tahu. OPD terkait yang menentukan, pihaknya hanya memberitahukan atau melaporkan kejadian apa saja di wilayahnya.

“Kewajiban kami mendatangi lokasi. Membantu warga yang lagi tertimpa musibah. Soal bantuan itu, kewenangan OPD terkait,” ujarnya. (mo/wb)

Tinggalkan Komentar

Close X