Operasi Yustisi di Jombang Jaring 23 Warga, 16 Pelanggar Sidang di Tempat

Warta Bangsa - 5 November 2020
Operasi Yustisi di Jombang Jaring 23 Warga, 16 Pelanggar Sidang di Tempat
Salah satu warga pelanggar Prokes saat menjalani sanksi sosial di bundaran Ringin Contong Jombang, saat disanksi sosial. - ()
Penulis
|
Editor

JOMBANG, WartaBangsa.id – Operasi yustisi di bundaran Ringin Contong, Kabupaten Jombang, Kamis (5/11/2020), petugas gabungan menjaring 23 pelanggar protokol kesehatan (Prokes). Puluhan warga tersebut terjaring razia lantaran tak memakai masker.

Selain dikenakan sanksi, mereka juga langsung diberi masker dan diminta memakainya di tempat. “Dari 23 pelanggar, 7 orang di antaranya disanksi sosial, sedangkan 16 orang disanksi sidang,” kata AKP Moch Mukid, perwira pengawas (Pawas) operasi yustisi di lokasi.

Sanksi sosial, lanjut Moch Mukid, berupa push-up, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan melafalkan Pancasila dengan pengeras suara. Sedangkan sanksi sidang, berupa pendataan identitas dan tempat tinggal pelanggar.

Dikatakannya, operasi yustisi kali ini digelar selama sektiar satu jam, di mulai pukul 09.00 WIB. Dengan melibatkan 57 personel gabungan. Di antaranya, Polri sebanyak 37 personel, TNI-AD 5 personel, 15 personel dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang sebanyak 5 personel.

Operasi yustisi ini, lanjutnya, dalam rangka implementasi Inpres No 6 Tahun 2020, Perda Provinsi Jatim No 2 tahun 2020 dan Perbup Jombang No 57 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Virus Corona.

Kami akan terus menggelar operasi yustisi ini, hingga Covid-19 dinyatakan sirna di Indonesia, khususnya di Jombang. Kami tetap mengimbau agar masyarakat memakai masker saat di luar rumah,” pungkasnya. (an/wb)

Tinggalkan Komentar

Close X