Pemuda Tergeletak di Jalan Nasional, Hebohkan Warga Jabon Jombang

  • Bagikan
Korban yang pingsan di Jalan Raya Basuki Rachmat Jombang, saat dievakuasi petugas.

JOMBANG, WartaBangsa.id – Seorang pria ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di tengah Jalan Nasional Jombang – Nganjuk, tepatnya Jalan Basuki Rahmat, Desa Jabon, Kecamatan/ Kabupaten Jombang, Rabu (19/8/2020).

Pria yang diketahui bernama Yogi Wibowo Agusta berusia 25 tahun ini ditemukan warga, sekitar pukul 10.15 WIB. Dia merupakan warga Indragiri Hulu, Riau. Saat ditemukan, kondisinya cukup lemah. Di kakinya, ada sedikit luka lecet.

Polisi dan petugas Puskesmas yang datang ke lokasi kejadian, kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Jombang, dibantu warga dan perangkat Desa Jabon.

Kapolsek Jombang, AKP Moch Wilono mengatakan, belum bisa menyimpulkan penyebab secara pasti mengapa korban pingsan dan tergeletak di tengah jalan raya itu. Sebab, korban hingga saat ini, masih belum bisa dimintai keterangan.

“Ada sedikit lecet di kakinya. Tapi tidak ada kaitannya dengan kejadian yang dialami korban. Penyebabnya masih kami selidiki, korban belum bisa kami mintai keterangan,” ujarnya.

Di lokasi, kata AKP Moch Wilono, tidak ditemukan barang apapun pada diri korban, selain sebuah dompet berisi KTP milik korban, sejumlah uang tunai, serta sebuah bil belanja di salah satu minimarket di Jombang.

Selang beberapa waktu, korban pun sadar setelah dirawat intensif di RSUD Jombang. Hanya saja, polisi masih kesulitan mencari tahu penyebab korban hingga tergeletak di tengah ruas jalan satu arah itu.

“Saat ini korban sudah sadar, tapi korban tidak bisa menjawab dengan benar. Ada bekas operasi besar di kepala korban,” terang AKP Moch Wilono.

Pihaknya akan menguhubungi keluarga korban, jika kondisinya tak memungkinkan untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi, sebelum korban ditemukan pingsan di tengah jalan itu. Apakah karena kelelahan atau menjadi korban tindak kejahatan.

“Dugaan sementara, korban kelelahan lantaran berjalan jauh. Kemungkinan dehidrasi lalu pingsan. Kami sudah cek ke tokonya, tidak ada yang tahu. Kami akan hubungi keluarga kalau korban kesulitan kami mintai keterangan,” pungkasnya. (tr/an)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *