Pengunjung TWSL Kota Probolinggo Balik Pulang, Gegara Tak Bawa Kartu Vaksin

  • Bagikan
TWSL Kota Probolinggo di liburan tahun baru 2022
Pengunjung di depan loket dan pintu masuk TWSL atau kebun binatang mini Kota Probolinggo, Jawa Timur.

PROBOLINGGO, WartaBangsa.id – Pengunjung Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL) atau Kebun Binatang Mini, Kota Probolinggo di liburan tahun baru, ada yang tertahan. Bahkan, ada yang sampai pulang lantaran tidak dapat menunjukkan kartu vaksin.

Salah satunya Mustofa (31), warga Kecamatan Paiton. Ia bersama istri anak dan keluarga yang tinggal di Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, tidak dapat melihat binatang penghuni TWSL lantaran tidak dapat menunjukkan tiket atau karcis masuk.

Ia ditolak membeli karcis lantaran tidak dapat menunjukkan kartu vaksin ke petugas tiket. Mustofa bersama keluarganya kemudian menunggu di depan pintu masuk, sampai mendapatkan kartu vaksin. Tampak petugas pintu masuk membantu menemukan bukti vaksin di aplikasi dan website di Handphone salah satu dari mereka.

“Ya, kami tidak bisa masuk. Karena tidak bawa kartu vaksin. Itu masih diusahakan sama petugas. Kalau tidak ketemu, terpaksa kami pulang. Kami sudah dengar ada aturan seperti itu, tapi kami lupa,” katanya, Sabtu (1/1/2022) siang.

Terpisah, kepala UPT TWSL pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Akbar Maulana membenarkan, ada sebagian pengunjung yang tidak dapat menunjukkan kartu vaksin saat membeli tiket, sehingga tidak dilayani.

“Memang aturannya seperti itu. Pengunjung harus bawa bukti vaksin,” katanya.

Tak hanya itu, TWSL juga memberlakukan batasan pengunjung. Disebutkan, di masa pandemi ini, TWSL hanya boleh dikunjungi 250 orang. Artinya, pengunjung yang ada di dalam area kebun binatang mini, setengah atau separuh dari kapasitasnya, yakni 500 pengunjung.

“Kalau pengunjung sudah mencapai 250, kita tutup. Kalau ada pengunjung yang keluar atau pulang. Yang menunggu kita izinkan. Begitu sistemnya,” jelasnya.

Akbar juga menjelaskan sistem keluar masuk pengunjung. Pihaknya berusaha agar pengunjung yang masuk dengan yang keluar, tidak berpapasan atau ketemu. Pintu keluar masuk yang awalnya di depan, kini diubah.

“Pintu kkeluarnya di belakang. Dulu kan pintu masuk dan keluar ada di depan. Ya, menghindari papas an antara pengunjung yang masuk dan keluar,” tuturnya.

Pihaknya merinci, pengunjung TWSL saat liburan tahun baru 2022, total 1.979 pengunjung dengan rincian, 1.277 Orang Dewasa, sedangkan Anak-anak 702. (mo/wb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *