Pengurus Partai Golkar Kota Probolinggo Dikukuhkan, DPD Jatim Serukan Revolusi Komunikasi

  • Bagikan
ketua DPD Partai Golkar Kota Probolinggo
Ketua DPD Partai Golkar Kota Probolinggo, Fernanda Zulkarnain, saat memberikan sambutan.

PROBOLINGGO, WartaBangsa.id – Partai Golkar harus mampu menerobos dan menerabas sekat, jika kepingin memenangkan Pemilu, baik pemilu legislatif ataupun pilkada (Pemilihan Kepala Daerah). Yang harus dilakukan adalah, revolusi komunikasi. Caranya, mengubah pola pikir masyarakat melalui media sosial (Medsos) secara massif.

Hal tersebut ditegaskan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jatim, Muhammad Sarmuji, saat mengukuhkan pengurus DPD Partai Golkar Kota Probolinggo. Acara tersebut berlangsung, Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 15.00 WIB di gedung Paseban Sena.

Jika tidak melakukan revolusi komunikasi, Partai Golkar tetap berada di posisi runner-up, khusunya di Kota Probolinggo. Karenanya, M Sarmuji meminta seluruh pengurus dan Partai Golkar di daerah memanfaatkan medsos secara massif.

“Kita akan gelorakan pemanfaatan medsos untuk kepentingan pribadi, bisnis dan kepentingan politik,” ujarnya.

Apalagi, pengurus dan kader partai Golkar Kota Probolinggo, sebagian besar kaum milenial, termasuk ketuanya Fernanda Zulkarnain. “Sebagaian besar masyarakat mencari pengetahuan, hiburan dan berkomunikasi, dengan handphone. Dan hampir semua masyarakat pegang. Komunikasi politik melalui medsos, lebih efektif,” katanya.

M Sarmuji yakin, jika revolusi komunikasi dilakukan secara massif, partai Golkar mampu memberangkatkan sendiri kadernya nyalon Wali Kota Probolinggo di Tahun 2024 mendatang. Ia menyebut, partainya butuh satu kursi untuk mengantar Fernanda Zualkarnain menjadi calon wali kota mendatang.

“Partai kami di DPRD sini punya 5 kursi, kan tinggal satu kursi untuk berangkat sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Fernanda Zuklkarnain akan terus berkoordinasi dan berkonsolidasi ke internal partainya. Di eksternal partai, pria yang melanjutkan tongkat estafet kakaknya Audy Firmana ini, akan melaksanakan kegiatan yang menyentuh masyarakat.

“Sesuai arahan DPD Jatim dan DPP, kami akan memanfaatkan medsos,” katanya.

Terkait pergantian Sekretaris dari Mukhlas Kurniawan ke Yusuf Qubro, pria yang pernah kuliah S1 dan S2 di Amerika itu menyebut, tidak ada masalah. Mukhlas yang saat ini menjadi anggota DPRD setempat, lebih sibuk.

“Hanya penyegaran saja. Anggota DPRD banyak kegiatan,” katanya sebelum meninggalkan lokasi acara.

Sekedar diketahui, pada Pileg 2019 lalu, Partai Golkar Kota Probolinggo meraup 11.805 suara dengan perolehan 5 kursi, Sedang urutan pertama dan kedua diraih PDI Perjuangan dan PKB, masing-masing 6 kursi. (mo/wb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *