Perempuan Blora Nekat Ceburkan Diri ke Sungai Ngudikan Nganjuk

  • Bagikan
Warga ikut menonton proses pencarian korban yang menceburkan diri ke sungai Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Kamis (31/12/2020)

NGANJUK, WartaBangsa.id – Hanya ingin membuktikan keseriusan cintanya, Ngetemi (24), warga Desa Blungun, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, nekat menceburkan diri ke sungai Dam Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Kamis (31/12/2020) sekitar pukul 00.30 WIB.

Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, anggota Polsek Wilangan bersama tim BPBD Nganjuk serta warga sekitar, belum berhasil menemukan tubuh ngatemi yang lenyap tertelan aliran sungai yang cukup deras.

Kapolsek Wilangan, AKP Joko Purnomo mengatakan, berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, korban mengirim pesan WhatsApp ke kekasihnya bernama Agung Anugrah PP (26) warga Dusun Awar-awar, Desa Mancon, Kecamatan Wilangan, agar menjemputnya di terminal Nganjuk. Agung pun tancap gas.

Setelah menjeputnya, Agung membonceng korban mengajak berputar-puter di Nganjuk, kemudian ke rumah temannya, Dimas Yuda (28) di Dusun Prayungan, Desa Selorejo, Kecamatan Bagor.

Di rumah Dimas, mereka pun menenggak minuman keras (Miras) jenis Wrak Jowo hingga habis sebotol air mineral kecil. Karena dini hari dan dikhawatirkan mengganggu tetangga, Dimas pun mengajak keduanya pindah ke Dam Ngudikan.

“Di Dam itu, mereka duduk-duduk dan mengobrol sambil meneruskan minum Miras,” jelas Kapolsek, Kamis (31/12/2020).

Entah bagaimana pemicunya, korban Ngatemi mendadak menyinggung hubungan asmaranya dengan Agung yang tak direstui orang tua Agung. Karena ingin membuktikan keseriusannya dengan Agung, korban tiba-tiba nekat melompat pagar pengaman Dam bermaksud terjun ke sungai.

“Beruntung Agung dan Dimas berhasil menggagalkan aksi nekat korban. Mereka pun kembali duduk-duduk di pinggiran Dam,” lanjut Kapolsek.

Selang beberapa waktu, datang seorang pengendara motor dari arah selatan. Dimas pun menemuinya. Nah, saat itulah, korban Ngatemi kembali nekat menerobos pagar pengaman Dam. Kali ini, Agung sendirian berupaya menyelamatkan kekasihnya itu.

“Saksi Agung sempat memegangi baju dan rambut korban, namun korban berontak. Hingga korban terlepas dari pegangan Agung dan lansgung terceur ke sungai,” ujarnya.

Sejurus kemudian, Agung bergegas menuruni tangga Dam bermaksud menolong kekasihnya. Dimas yang mendengar suara Agung, juga langsung membantu mencari tubuh korban yang terseret aliran air sungai. Hanya saja, upaya keduanya tak membuakan hasil.

Warga sekitar yang mendengar kabar adanya orang menceburkan diri, ikut mencari di seputaran aliran sungai Dam Ngudikan. Beberapa saat, anggota Polsek Wilangan dan tim BPBD Nganjuk yang tiba di lokasi kejadian, langsung menyisir sungai setempat.

“Hingga pagi ini, kita masih belum berhasil menemukan tubuh korban. Untuk ciri-cirinya, perempuan berbadan agak gemuk, kulit sawo matang, rambut hitam lurus sebahu, tinggi sekitar 155 cm, memakai kaos pendek warna cokelat, celana jeans warna biru. Siapa tahu ada yang menemukannya. Semoga cepat ketemu,” papar AKP Joko.

Di lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa sebuah tas pinggang merek Gearbag warna hitam milik korban, berisikan sebuah dompet warna cokelat, handphone merk Oppo berikut charger, sisir rambut, jam tangan, pembalut wanita, bedak rias, lipstik, kunci, kartu ATM BRI, kartu bermain, KTP dan uang tunai sebesar Rp 130 ribu, dan sepasang sandal. (an/wb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *