Periksa 2 Saksi, Polisi Belum Ketahui Orang Tua Bayi Ditemukan di Sawah Probolinggo

  • Bagikan
bayi ditemukan di sawah probolinggo
Bayi lelaki yang ditemukan di sawah, berada di pangkuan isteri Mahrum (55) warga Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, yang menemukan, Minggu (11/10/2020) sore.

PROBOLINGGO, WartaBangsa.id – Polres Probolinggo Kota masih belum menemukan, siapa pemilik atau orang tua bayi yang ditemukan Mahrum pada Minggu (11/10/2020) siang lalu. Meski 2 saksi yang telah dimintai keterangan, namun kasus pembuangan bayi di ladang jagung tersebut, belum menemui titik terang.

Hal tersebut diungkap Kapolsek Sumberasih, Iptu Suyanto, Selasa (13/10/2020). Diakui, pihaknya sudah memeriksa dua saksi yang berada di lokasi penemuan. Termasuk warga yang menemukan dan membawa bayi laki-laki tersebut ke rumahnya.

Hanya saja, dari keterangan yang didapat dari saksi, belum mengarah pada siapa ibu atau orang tua dari bayi tersebut.

“Belum, kita akan terus melakukan penyelidikan hingga orang tua dari bayi malang itu ketahuan,” ujar Iptu Suyanto.

Saat ditanya bayi yang ditemukan di persawahan jalan Bendi, Dusun Dam, Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Iptu Suyanto menjawab, sedang dirawat di RSUD dr Mohamad Saleh.

“Untuk si jabang bayi, kami titipkan dulu di RSUD dr Mohamad Saleh,” jawabnya.

Soal keinginan penemu akan merawat bayi yang ditemukan, Iptu Suyanto mempersilakan. Menurutnya, siapa saja boleh mengadopsi, namun harus melalui proses sesuai aturan. “Harus melalui sidang. Hakim nanti yang menentukan,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mahrum, warga Dusun Dam, Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo menemukan bayi laki-laki di sawah yang ditanami jagung, Jalan Bendi desa setempat. Bayi yang ada bercak darahnya tersebut beratnya 2,8 kilogram, panjangnya 50 sentimeter.

Bayi yang diperkirakan beberapa saat lahir tersebut kemudian dibawa pulang oleh penemunya yakni Mahrum (56) warga RT 8 RW 2, desa setempat. Bayi yang masih merah tersebut ditemukan saat penemunya memupuk jagung yang tengah berbunga menggunakan pupuk cair. Atas temuan itu, rumah Mahrum didatangi warga yang ingin melihat bayi tersebut.

Mahrum mengatakan, sore itu dirinya mengantar pupuk cair ke sawah pukul 15.00 WIB. Tiba di sawah, ia dikabari kalau di jagung yang hendak dipupuk, ada bayi. Bayi yang dibungkus selimut dan disampingnya ada topi bayi itu langsung diangkat oleh Mahrum dan langsung dibawa ke rumahnya.

“Yang nemu pertama sebetulnya bukan saya, tapi warga, Mereka tidak berani mengambil karena takut disalahkan. Karena kasihan, saya bawa pulang,” katanya Minggu (11/10) sore lalu. (mo/wb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *