Satroni Rumah di Jogoroto Jombang, Buruh Pabrik Tahu Diringkus Polisi

Warta Bangsa - 3 Agustus 2020
Satroni Rumah di Jogoroto Jombang, Buruh Pabrik Tahu Diringkus Polisi
Tersangka dan barang bukti saat diamankan di Polsek Jogoroto, Jombang. - ()
Penulis
|
Editor

JOMBANG, WartaBangsa.id – Rumah di Dusun/Desa Jogoroto, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, disantroni pencuri. Salah satu kamar yang dalam kondisi sedikit terbuka, langsung dimasuki pelaku. Sejurus kemudian, ponsel milik anak pemilik rumah, berpindah tangan.

Saat kabur dari kamar tersebut, anak perempuan pemilik rumah terbangun dan mendapati ponselnya sudah tidak ada di tempat. Ia pun melihat sesosok laki-laki bercadar dan berusaha lari ke lantai atas.

Dia kemudian mengejar bayangan hitam tersebut. Namun, dia kemudian berhenti lantaran sosok laki-laki tersebut berusaha melawan. Cewek ini pun ke kamar ibunya untuk membangunkannya.

Hanya saja, ibu dan anak ini memilih tak mengejar sesosok lelaki tersebut. Hingga kemudian, pelaku dengan mudah kabur dari rumah milik Miftachul Jannah (51), di Dusun/Desa Jogoroto, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.

“Kejadiannya pada Kamis 23 Juli 2020 lalu sekitar pukul 01.00 WIB. Saat ruangan di lantai dua dicek lagi sekitar pukul 02.00 WIB, pelaku sudah tidak ada,” kata AKP Bambang Setiyobudi, Minggu (2/8/2020).

Ibu rumah tangga (IRT) tersebut memilih melapor ke Polsek Jogoroto atas kejadian yang menimpanya. Hingga kemudian, polisi pun membekuknya pada Jumat 31 Juli 2020 sekitar pukul 19.30 WIB.

“Pelaku bernama M Faktur Rozak alias Kiyep (29) seorang buruh pabrik tahu yang masih tetangga korban,” sambungnya.

Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa, 1 unit handphone merek Samsung Galaxy J7 Prime warna White Gold beserta dosbooknya, sebuah microSD merek VGen 8GB, 1 unit sepeda motor Yamaha VegaZR nopol B-6199-USC warna merah beserta SNK-nya.

Pasca penangkapan, lanjut AKP Bambang, tersangka digelandang polisi dan dijebloskan ke sel tahanan Polsek Jogoroto, guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Tersangka teranam dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian,” pungkas AKP Bambang Setiyobudi. (an/wb)

Tinggalkan Komentar

Close X