Staf Meninggal Terpapar Covid-19, Kantor Kecamatan Sumobito Jombang Lockdown

  • Bagikan
Surat pemberitahuan penutupan pelayanan kantor Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, selama 14 hari, sejak Jumat (11/12/2020).

JOMBANG, WartaBangsa.id – Surat pemberitahuan berisi kantor Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ditutup sementara selama 14 hari mulai Jumat (11/12/2020) beredar lewat aplikasi WhatsApp.

Disebutkan, ini lantaran ada karyawan/ staf kecamatan meninggal terkonfirmasi Covid-19. Selain itu, ada pejabatnya terkonfirmasi positif Covid-19 dan saat ini menjalani isolasi di RSUD Jombang.

Praktis, selama 14 hari atau sampai Kamis 2 Desember 2020 mendatang, pelayanan kepada masyarakat terhenti akibat lockdown. Hanya saja, dalam surat itu tidak disebutkan, apakah pelayanan kantor Kecamatan Sumotio ditutup total selama 14 hari atau hanya lokasi pelayanannya yang dipindah.

Surat tertanggal 11 Desember 2020 tersebut ditujukan kepada Bupati Jombang dan ditandatangani Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sumobito Hari Subagyo. Dilengkapi empat OPD (Organisasi Perangkat Daerah) sebagai tembusan.

Selain lockdown, dalam surat tersebut dinyatakan akan dilakukan beberapa langkah guna memutus penyebaran virus Corona di lingkungan kantor Kecamatan Sumobito. Melalui penyemprotan disinfektan setiap pagi dan sore. Serta dilakukan penjadwalan piket jaga kantor selama hari kerja efektif.

Hingga berita diunggah, WartaBangsa.id masih berupaya mengkonfirmasi pihak terkait, soal surat yang beredar tersebut.

Sekedar informasi, pada Senin (7/12/2020), Camat Sumobito, Mustaghfirin, dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini dibenarkan Direktur RSUD Jombang, dr Pudji Umbaran. Menurutnya, yang bersangkutan menjalani isolasi di rumah sakit yang dipimpinnya itu.

“Betul, Pak Camat Sumobito Mustaghfirin, sejak Senin kemarin dirawat di RSUD Jombang,” kata dr Pudji Umbaran, Selasa (8/12/2020) lalu. (an/wb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *