Terjatuh dan Tertimpa Reruntuhan Cor Septic Tank, Perempuan di Probolinggo Meninggal

Warta Bangsa - 4 Januari 2021
Terjatuh dan Tertimpa Reruntuhan Cor Septic Tank, Perempuan di Probolinggo Meninggal
Kapolsek saat meninjau lokasi kejadian di rumah korban, Dusun Krajan II, Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. - (Warta Bangsa/Mo)
Penulis
|
Editor

PROBOLINGGO, WartaBangsa.id – Niat baik Kumariah (19) memberi tanda septic tank (penampungan tinja), ternyata membawa petaka. Warga Dusun Krajan II, Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo tersebut, terperosok.

Akibatnya perempuan yang sudah menikah itu, meninggal dunia setelah tubuhnya tertimpa pecahan cor penutup septic tank. Korban menghembuskan nafas terakhir di Puskesmas Wonomerto. Sementara Sukarni, ibu kandung korban yang juga masuk ke septic tank, selamat.

Kapolsek Wonomerto, Iptu Agus Wahyono membenarkan, peristiwa tersebut. Disebutkan, kejadian petaka yang menimpa Kumariyah berlangsung Senin (4/03/21) sekitar pukul 10.30 WIB di dapur rumah tinggalnya.

Kronologinya, pagi setengah siang, korban memasang meja di atas penutup septic tank yang retak akibat dimakan usia. Tiba-tiba cor penutup septic tank ambrol dan korban yang berada di atasnya, tidak sempat pindah. Sehingga, korban ikut terjun ke septic tank yang dalamnya sekitar 4 meter.

Teriakan korban dari dalam penampungan tinja, terdengar Rapiadi, pakde atau pamannya. Meski mendapati keponakannya ada di dalam septic tank, Rapiadi tidak langsung terjun untuk menolong korban. Karena ia khawatir, 3 pecahan cor penutup septic tank yang berada di pinggir terjatuh lalu menimpa tubuh korban.

Rapiadi kemudian meninggalkan septic tank mencari tetangga untuk dimintai bantuan mengangkat lantai cor yang retak atau terbelah menjadi tiga bagian tersebut. Saat pamannya ke rumah tetangga, Sukarni, ibu kandung korban datang, setelah mendengar teriakan minta tolong anaknya.

Tanpa pikir panjang, lanjut Kapolsek, Sukarni terjun untuk menolong anaknya. Pecahan lantai cor yang diijnak dan dipegangnya ikut terjun ke dalam septic tank bersamaan dengan ibu korban.

“Pecahan cor yang runtuh itu mengenai tubuh korban. Sedang ibu korban selamat tidak kena reruntuhan cor,” ujar Kapolsek.

Warga sertempat kemudian beramai-ramai mengangkat dua korban yang tak lain adalah ibu dan anak. Keduanya dibawa ke Puskesmas setempat untuk mendapat pertolongan. Namun, ajal kemudian menjemput, Kumariah pergi untuk selama-lamanya.

“Korban meninggal di puskesmas. Kalau orang tuanya, selamat,” katanya.

Dijelaskan, dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka robek di bagian kepala atas dan belakang.

“Korban memasang meja di atas septic tank, sebagai tanda. Agar keluarganya atau orang lain tidak lewat diatasnya. Tetapi niatan baik itu mengenai dirinya sendri,” pungkas Iptu Agus Wahyono. (mo/wb)

Tinggalkan Komentar

Close X