Tes Swab di KPU Kota Probolinggo, Telan Biaya Rp 72,9 Juta

  • Bagikan
tes swab komisioner dan sekrertariat KPU kota Probolinggo
Petugas tengah melakukan tes swab ke 5 komisioner dan karyawan sekretariat KPU Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, WartaBangsa.id – Komisi Pemilhan Umum (KPU) Kota Probolinggo, menggelar tes Swab, pada Rabu (16/12/2020) pagi hingga siang. Ada 33 orang yang ditest swab, terdiri dari 5 komisioner dan selebihnya karyawan kesekretariatan.

Swab berlangsung di kantor KPU Jalan Raya Panglima Sudirman, Kota setempat. Test swab bukan gratis, tapi berbayar. Anggaran yang dikeluarkan Rp 72.900.000 dengan perincian Rp 800 ribu per orang. Meski sudah diswab, namun hasilnya belum diketahui menunggu beberapa hari
lagi.

Komisioner KPU Devisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Radfan Faisal mengatakan, swab dilakukan sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 di internal KPU. Kedua, sesuai instruksi KPU RI yang dituangkan dalam SE 481 dan SE 564 sebagai upaya mitigasi.

Disebutkan, Swab diwajibkan kepada KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten dan Kota, baik yang menggelar pemilihan ataupun tidak. “Seluruhnya diswab, termasuk wilayah yang menggelar pemilu ataupun yang tidak. Untuk KPU Kota, jumlahnya yang diswab 33 orang. Hasilnya tidak sekarang,” ujar Radfan.

Menurutnya, swab dilakukan dua petugas laboratorium RSUD dr Mohamad Saleh. Anggarannya mencapai Rp 72,9 juta, adapun biaya swab per orang sekitar Rp 800 ribu. Dikatakan, dalam SE disebutkan, swab maksimal dilaksanakan sampai 3 kali. “Seluruh komisioner dan pegawai diswab,” katanya.

Jika nantinya diketahui ada yang positif, maka akan dilakukan isolasi mandiri. Ditambahkan, seluruh komisioner dan pegawai kesekretariatan yang diswab, kondisi sehat secara fisik dan berjalan lancar. Pasca swab, lanjut Radfan, akan dilakukan penyemprotan disinfektan oleh petugas.

Hasil swab sebagai rujukan untuk melaksanakan proses selanjutnya yang juga akan dilaporkan pada KPU Jatim dan KPU RI. Dalam kesempatan itu, Radfan yang juga ketua Satgas Covid 19 KPU setempat menjelaskan, sumber anggarannya DIPA KPU RI.

“Kami menerima tambahan untuk kegiatan penanggulangan Covid-19 sekitar Rp 110 juta,” jelasnya.

Anggaran tersebut untuk swab Rp 72,9 juta dan sisanya Rp 37,9 juta untuk pengadaan APD. Seperti masker, hand sanitizer, face shield, sarung tangan, sabun, tempat cucui tangan, disinfektan, dan lainnya.

“Kami menerima instruksi sekitar November, namun baru dieksekusi setelah ada juknisnya,” pungkasnya. (mo/wb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *