Wawali Kota Probolinggo Meninggal, Beredar Foto Calon Penggantinya

Warta Bangsa - 11 Desember 2020
Wawali Kota Probolinggo Meninggal, Beredar Foto Calon Penggantinya
Foto Sriwahyuningsih dengan pakaian kebesaran Wakil Wali Kota, beredar dua hari pasca meninggalnya Wakil Wali Kota Probolinggo HM Saufis Subri. - (Istimewa)
Penulis
|
Editor

PROBOLINGGO, WartaBangsa.id – Dua hari pasca meninggalnya Wakil Wali Kota Probolinggo HM Saufis Subri, beredar foto calon penggantinya. Foto tersebut berwajah Sri Wahyuningsih, salah satu pengurus DPD Partai Demokrat, sekaligus salah seorang Anggota DPRD Kota setempat.

Berpakaian kebesaran Wawali Kota warna putih, sedang duduk di dalam mobil duduk di kursi deretan belakang. Kaca mobil dibuka dan perempuan yang biasa dispa Bu Sri tersebut menjulurkan tangan kanannya, pertanda melampaikan tangan ke orang di luar mobil. Hanya saja, Sri berjilbab hitam tidak mengenakan topi kebesaran.

Saat dikonfirmasi soal foto yang dipakai status salah seorang Anggota DPRD setempat, perempuan yang sudah 4 kali menjadi wakil rakyat, tertawa. “Itu kan editan. Nggak tahu kenapa teman-teman di DPRD bikin foto kayak itu,” ujarnya, Kamis (10/12/2020) siang.

Tentang pengganti Wawali Kota, mantan Ketua Partai Demokrat tiga kali tersebut mengatakan, belum ada pembicaraan di internal partainya. Mengingat, masih suasana berkabung atau berduka.

“Belum ada pembicaraan apa-apa soal itu. Kan masih suasana berduka. Nanti kalau ada petunjuk, sampean tak (saya) kabari ya,” katanya.

Terpisah, saat dihubungi wartawan melalui sambungan seluler telepon, Ketua DPRD setempat, Abdul Mujib, awalnya enggan berkomentar soal jabatan Wawali Kota yang sudah kosong. Alasanya sama, masih suasana berkabung. Namun, setelah didesak, ia pun bersedia berkomentar.

“Menurut hemat saya, jabatan Wakil Wali Kota yang kosong, lebih memprioritaskan parpol pengusungnya, yaitu Partai Demokrat. Kan beliau (Alm M Saufis Subri, red) Ketua Partai Demokrat,” katanya.

Mujib, begitu biasa disapa mengatakan, posisi jabatan Wakil Wali Kota yang kosong itu akan dibahas bersama dengan parpol pengusung dan pendukung yakni, PKB, Partai Demokrat dan PKS.

“Kami masih belum bicara soal itu. Masih suasana berduka,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Ketua KPU setempat Ahmad Hudri. Ia enggan berkomentar soal mekanisme penggantian Wakil Wali Kota yang ditinggalkan HM Soufis Subri karena meninggal dunia.

“Tidak etis lah bicara soal itu sekarang. Suasana masih berkabung. Nanti saja sampean tak hubungi,” katanya singkat. (mo/wb)

Tinggalkan Komentar

Close X